Pencarian

Pemkab Morowali Naikkan Jam Operasional Listrik di Pulau Paku dari 12 Jam Jadi 18 Jam, Target 24 Jam Penuh

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:31:17 WIB
Pemkab Morowali Naikkan Jam Operasional Listrik di Pulau Paku dari 12 Jam Jadi 18 Jam, Target 24 Jam Penuh
Bupati Morowali meresmikan peningkatan jam operasional listrik Pulau Paku dari 12 jam menjadi 18 jam.

MOROWALI — Peningkatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Morowali untuk pemerataan layanan dasar, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini minim akses listrik. Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyatakan, langkah ini menjadi bukti bahwa daerah tak hanya fokus pada pembangunan di daratan.

Apa Dampak Penambahan Jam Listrik bagi Warga Pulau Paku?

Dengan tambahan enam jam operasional, aktivitas warga pada malam hari kini lebih leluasa. Penerangan jalan dan rumah tangga yang sebelumnya mati pukul 12 malam, kini bisa bertahan hingga pagi hari.

“Ada peningkatan salah satu penambahan jam operasional PLN. Tadi juga sudah disampaikan, sekarang naik dari 12 jam menjadi 18 jam dan nanti ini juga akan menjadi catatan supaya bisa menjadi 24 jam,” ujar Bupati Iksan saat meresmikan peningkatan jam operasi PLTD di Pulau Paku, Selasa.

Mengapa Wilayah Kepulauan Butuh Perhatian Khusus?

Letak geografis yang terpisah dari daratan utama membuat distribusi listrik di Bungku Selatan selama ini terbatas. PLTD menjadi andalan utama, namun biaya operasional dan pasokan solar kerap menjadi kendala.

Pemkab Morowali menyadari, tanpa listrik yang memadai, sektor pendidikan dan ekonomi lokal sulit berkembang. Anak-anak kesulitan belajar di malam hari, sementara usaha kecil seperti warung dan pengolahan ikan ikut terdampak.

Kapan Target Listrik 24 Jam Bisa Tercapai?

Pemerintah daerah belum menyebutkan jadwal pasti realisasi listrik 24 jam. Namun, Bupati Iksan memastikan pihaknya akan terus bersinergi dengan PLN dan instansi terkait untuk mewujudkan target tersebut.

“Mudah-mudahan ini pada prinsipnya, saya sebagai kepala daerah dalam satu tahun ini selalu bergandeng tangan secara bersama, bersinergi kuat dan selalu memperhatikan tidak hanya daratan tapi juga di kepulauan,” katanya.

Apa Dampak Penambahan Jam Listrik bagi Warga Pulau Paku?

Dengan tambahan enam jam operasional, aktivitas warga pada malam hari kini lebih leluasa. Penerangan jalan dan rumah tangga yang sebelumnya mati pukul 12 malam, kini bisa bertahan hingga pagi hari.

“Ada peningkatan salah satu penambahan jam operasional PLN. Tadi juga sudah disampaikan, sekarang naik dari 12 jam menjadi 18 jam dan nanti ini juga akan menjadi catatan supaya bisa menjadi 24 jam,” ujar Bupati Iksan saat meresmikan peningkatan jam operasi PLTD di Pulau Paku, Selasa.

Mengapa Wilayah Kepulauan Butuh Perhatian Khusus?

Letak geografis yang terpisah dari daratan utama membuat distribusi listrik di Bungku Selatan selama ini terbatas. PLTD menjadi andalan utama, namun biaya operasional dan pasokan solar kerap menjadi kendala.

Pemkab Morowali menyadari, tanpa listrik yang memadai, sektor pendidikan dan ekonomi lokal sulit berkembang. Anak-anak kesulitan belajar di malam hari, sementara usaha kecil seperti warung dan pengolahan ikan ikut terdampak.

Kapan Target Listrik 24 Jam Bisa Tercapai?

Pemerintah daerah belum menyebutkan jadwal pasti realisasi listrik 24 jam. Namun, Bupati Iksan memastikan pihaknya akan terus bersinergi dengan PLN dan instansi terkait untuk mewujudkan target tersebut.

“Mudah-mudahan ini pada prinsipnya, saya sebagai kepala daerah dalam satu tahun ini selalu bergandeng tangan secara bersama, bersinergi kuat dan selalu memperhatikan tidak hanya daratan tapi juga di kepulauan,” katanya.

Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks