SULAWESI TENGAH — Rencana besar Apple untuk lini prosesor Mac mengalami perubahan signifikan. Berdasarkan laporan terbaru dari Bloomberg, perusahaan yang bermarkas di Cupertino ini memilih untuk "melewatkan" pengembangan chip M6 Pro, M6 Max, dan M6 Ultra. Langkah ini merupakan penyimpangan dari kebiasaan Apple yang biasanya merilis varian chip secara berjenjang dalam satu generasi.
Keputusan ini berarti jajaran chip M6 hanya akan memiliki satu model, yaitu M6 dasar. Chip tersebut rencananya akan disematkan pada model dasar MacBook Pro dengan desain lama yang masih dijual musim gugur tahun ini.
Mengapa Apple Mengorbankan Chip M6 Pro dan M6 Max?
Alasan utama di balik keputusan ini adalah kecerdasan buatan (AI). Apple menilai peningkatan kemampuan neural processing untuk keluarga chip M7 sangat krusial, sehingga mereka memilih mempercepat peluncuran generasi berikutnya daripada menghabiskan sumber daya untuk menyelesaikan lini M6.
Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, peningkatan performa AI tersebut baru akan terasa maksimal pada chip M7 Ultra. Prosesor ini diklaim mampu mendekati performa akselerator AI khusus seperti Nvidia Blackwell.
"Alasan putus dengan tradisi ini: AI. Apple telah merencanakan peningkatan pemrosesan neural yang besar untuk keluarga M7 dan akhirnya memutuskan bahwa peningkatan itu cukup penting untuk membenarkan percepatan generasi berikutnya daripada menyelesaikan lini M6. Perubahan itu mulai berjalan serius pada M7 Ultra. Saya diberi tahu prosesor itu meningkatkan performa AI secara dramatis, mendekatkannya ke kelas akselerator AI khusus seperti Nvidia Corp. Blackwell," ujar Gurman.
Arsitektur Memori dan Neural Engine yang Berbeda
Selama ini, Apple unggul dalam menjalankan model AI di perangkat (on-device) berkat arsitektur memori terpadu (unified memory architecture). Keunggulan ini memberi kapasitas VRAM tambahan yang signifikan dibandingkan GPU tradisional. Dengan lompatan ke M7, Apple ingin memperkuat posisi tersebut dengan meningkatkan kemampuan Neural Engine secara drastis.
Sebagai konteks, sejak beberapa generasi terakhir, Apple menggunakan ukuran Neural Engine yang sama di seluruh lini chipnya, kecuali untuk varian Ultra. Artinya, chip M5, M5 Pro, dan M5 Max semuanya memiliki Neural Engine 16-core yang identik.
Kebijakan tersebut kemungkinan akan berubah pada jajaran M7. Spekulasi yang beredar, ukuran Neural Engine pada chip M7 akan diskalakan berdasarkan ukuran chip itu sendiri. Artinya, M7 Pro atau M7 Max bisa memiliki komponen AI yang lebih besar daripada M7 dasar.
Jadwal Rilis dan Dukungan RAM 1,5 TB
Mac pertama yang akan menggunakan chip M7 diperkirakan adalah MacBook Pro 14 inci dasar dengan desain baru pada awal 2027. Setelah itu, pembaruan untuk MacBook Pro 14 inci dan 16 inci kelas atas dengan chip M7 Pro dan M7 Max akan menyusul di akhir tahun yang sama.
Selain performa AI, chip M7 Ultra juga dirumorkan mendukung RAM hingga 1,5 TB. Kapasitas tersebut menyamai pencapaian Mac Pro 2019, yang merupakan lini workstation kelas atas milik Apple.
Keputusan Apple untuk melompati generasi ini memang tidak biasa, namun hal ini menegaskan fokus perusahaan pada pengembangan AI. Bagi pengguna yang menunggu MacBook Pro dengan peningkatan performa signifikan, lini M7 tampaknya akan menjadi pembaruan besar yang layak ditunggu hingga 2027.