MOROWALI — Rangkaian pelantikan Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Morowali berlangsung khidmat di tengah pengamanan ketat aparat kepolisian. Sebanyak 80 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan prosesi sakral tersebut berjalan tanpa gangguan, meskipun di luar gedung puluhan massa menyuarakan aspirasinya.
Kapolres Morowali AKBP Reza Khomeini menyebut pengamanan melibatkan 50 personel Polres dan 30 personel Satpol PP. Mereka disiagakan sejak acara dimulai hingga selesai.
Pengamanan Terukur di Beberapa Titik
Alih-alih dikumpulkan dalam satu titik, personel pengaman justru disebar sesuai ploting masing-masing. Sebagian bertugas menjaga pintu masuk, sebagian lainnya mengamankan titik aksi, dan sisanya berkeliling memantau situasi.
"Sudah dilakukan ploting masing-masing, jadi anggota mengamankan di posnya. Sehingga pengamanan berlangsung aman," imbuh Kapolres.
Pengamanan tidak hanya terpusat di Kantor DPRD. Sejumlah titik lain yang berpotensi menjadi lokasi aksi turut dijaga ketat oleh anggota Polres dan Satpol PP.
Prosesi PAW DPRD Morowali
Pelantikan ini merupakan proses Pergantian Antarwaktu dari Partai Golkar Dapil Morowali 2. Supardi Halilu resmi menggantikan almarhum Mohammad Sadhak Husain Zainal Abidin yang wafat.
Meski orasi dari massa aksi terdengar hingga ke halaman kantor, Kapolres memastikan tidak ada gangguan berarti terhadap jalannya acara.
"Saat pelantikan, memang ada aksi di luar Kantor DPRD. Itu berlangsung aman dan lancar, sampai dengan acara selesai masih kondusif," terang AKBP Reza.
Sinergi Aparat dan Masyarakat
Pengamanan ini didukung penuh oleh unsur lain seperti Dishub dan instansi terkait. Mereka bahu-membahu memastikan arus lalu lintas dan situasi di sekitar kantor tetap terkendali.
Di akhir pengamanan, AKBP Reza Khomeini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, bukan hanya untuk anggotanya, tetapi juga untuk masyarakat Morowali yang dinilai dewasa dan bijak dalam menyampaikan aspirasi.
"Kami juga sampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Morowali dan semua pihak yang telah terlibat menjaga wilayah Kabupaten Morowali tetap kondusif," tutupnya.
Pelantikan PAW ini menjadi bukti bahwa demokrasi bisa berjalan, aspirasi bisa disuarakan, dan keamanan tetap terjaga. Semua berkat sinergi aparat dan masyarakat Morowali.