PALU — Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP memberhentikan Wakil Ketua Umum Agus Parmanto dan Sekretaris Jenderal H. Taj Yasin mendapat dukungan dari jajaran wilayah di Sulawesi Tengah. Ketua DPW PPP Sulteng Muhammad Akbar Lembah menyebut langkah tersebut sebagai keputusan yang presisi bagi organisasi.
Akbar menilai keputusan itu lahir dari persoalan nyata yang terjadi di tubuh PPP beberapa waktu terakhir. Ia menyampaikan hal itu kepada media di Palu, Jumat (30/10/2026).
"Kami melihat Keputusan DPP PPP sangat Presisi dari apa yang terjadi ditubuh PPP beberapa waktu terakhir," ungkap Akbar.
Usulan Datang dari Seluruh DPW dan DPC di Rakernas Makassar
Pemberhentian kedua pengurus pusat itu bukan keputusan sepihak. Akbar menjelaskan usulan penonaktifan sudah dibahas seluruh DPW dan DPC se-Indonesia dalam Rakernas Makassar serta Rakornas yang baru selesai beberapa hari sebelumnya.
Kesimpulan rapat menilai Agus Parmanto dan Taj Yasin tidak pernah aktif dan tidak membantu konsolidasi partai selama menjabat. Usulan itu kemudian diambil DPP PPP pimpinan H. Mohamad Mardiono.
Akbar langsung menginstruksikan seluruh kader dan pengurus DPC PPP Sulteng untuk sami'na wa'athona dengan kepemimpinan DPP saat ini. Kader yang tidak sejalan diminta mengambil langkah lain.
"Jika ada yang tidak sejalan dengan Kepemimpinan PPP saat ini, silahkan minggir dulu," kata Akbar.
Target Kembali Raih Kursi DPR RI pada Pemilu 2029
Akbar menegaskan seluruh kader tengah fokus memenangkan PPP di Sulawesi Tengah. Menurutnya target itu bukan hal sulit karena PPP Sulteng pernah menyumbang satu kursi di DPR RI dan pernah menempati posisi Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Dengan Pemilu 2029 yang semakin dekat, Akbar meminta seluruh jajaran bekerja solid dan konsisten. Ia menyebut konsolidasi dan pembentukan pengurus hingga tingkat ranting sebagai prioritas kerja saat ini.
"Kami konsen mengerjakan konsolidasi dan pembentukkan pengurus hingga keranting," tegas Akbar.
Struktur DPC Baru 80 Persen, Musancab Tingkat Kecamatan Berjalan
Sekretaris Wilayah PPP Sulteng Mohamad Syarif menambahkan, Musyawarah Cabang (Muscab) sudah digelar di sejumlah daerah. Struktur DPC tercatat baru 80 persen terbentuk, sementara 20 persen sisanya dalam proses penyelesaian.
Seluruh DPC PPP Sulteng bergerak mengikuti arahan Ketua DPW. Syarif memastikan Sulawesi Tengah solid dan konsisten memenangkan PPP sesuai petunjuk pimpinan wilayah.
"Sulteng solid dan konsisten bergerak dan memenangkan PPP, semua itu sesuai arahan Ketua DPW PPP Sulteng," tegasnya.
Setelah Muscab, seluruh DPC bersiap melaksanakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di tingkat kecamatan. Tahap berikutnya adalah pembentukan ranting hingga ke desa-desa.
Syarif juga menyatakan PPP Sulawesi Tengah siap menghadapi verifikasi faktual oleh KPUD. Keseluruhan tahapan kepengurusan diarahkan agar partai kembali bersaing memperjuangkan hak-hak masyarakat pada Pemilu 2029.