PALU — Serah terima jabatan Wakapolda Sulawesi Tengah berlangsung dalam malam pisah sambut di Grand Sya Hotel Palu, Jalan Cik Ditiro Nomor 11. Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauh menyerahkan tugas kepada Brigjen Pol. Semmy Ronny Thabaa dalam kegiatan yang digelar Minggu malam (18/10/2026).
Wiwik Jumatul Rofi'ah hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Kehadiran perwakilan DPRD disebut sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian pejabat lama selama bertugas di Sulawesi Tengah.
Siapa Saja yang Hadir di Malam Pisah Sambut
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid turut hadir bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dan Ketua TP PKK. Bupati Sigi juga tampak dalam acara tersebut.
Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memenuhi undangan, bersama tokoh adat, tokoh agama, komunitas Vespa, dan sejumlah influencer. Kehadiran lintas elemen ini menandai luasnya jejaring yang terlibat dalam pergantian pejabat di jajaran Polda Sulteng.
Mengapa DPRD Anggap Sinergi dengan Polisi Penting
Hubungan kerja antara DPRD dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dinilai menentukan penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Sinergi kedua institusi disebut penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, koordinasi yang harmonis diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan publik. DPRD dan jajaran kepolisian didorong terus memperkuat kerja sama bersama unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lain dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
Dukungan DPRD untuk Stabilitas Daerah
DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan dukungan terhadap kerja sama antarlembaga. Dukungan itu diarahkan pada upaya menjaga stabilitas daerah dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif.
Stabilitas tersebut dinilai menjadi fondasi bagi keberlangsungan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Pergantian kepemimpinan di jajaran Wakapolda Sulteng diharapkan menjaga kesinambungan pengabdian dalam mengamankan wilayah Sulawesi Tengah.