MOROWALI — Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 di Kabupaten Morowali mengangkat tema "Sehat untuk Semua". Kegiatan berlangsung di Halaman Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Jumat (6/11/2026), dan dihadiri Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Sekretaris Daerah Yusman Mahbub, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Iksan menyoroti kesehatan sebagai prasyarat yang tidak bisa ditawar. Ia menilai status sosial dan kekuasaan tidak berarti apa-apa tanpa kondisi tubuh yang prima.
"Apapun itu, punya pangkat, punya jabatan, punya apapun itu kalau tidak sehat itu tidak ada artinya," ujar Iksan.
Sehat Jasmani dan Rohani Harus Berjalan Bersamaan
Iksan menekankan kesehatan tidak cukup dilihat dari satu sisi saja. Menurutnya, keseimbangan jasmani dan rohani menjadi fondasi terbesar bagi masyarakat Morowali.
"Kita tidak hanya sehat rohani saja, jasmani juga penting. Kesehatan ini harus kokoh, kuat. Ini adalah fondasi terbesar bagi diri kita semua, khususnya masyarakat kita yang ada di Kabupaten Morowali," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Morowali memanfaatkan peringatan HKN sebagai kanal edukasi bagi warga. Sasaran utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat soal pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Edukasi Warga yang Belum Sadar Penyakit Jadi Tantangan Terberat
Iksan mengakui penyakit tidak selalu bisa dihindari. Meski begitu, upaya pencegahan tetap harus dijalankan, salah satunya lewat pemeriksaan kondisi tubuh secara berkala.
Persoalan muncul ketika masyarakat belum mengetahui atau menyadari adanya penyakit dalam tubuhnya. Meyakinkan kelompok ini agar bersedia memeriksakan diri disebut Iksan sebagai bagian paling berat dari kerja edukasi.
"Sakit tidak mungkin dihindari, tapi kita berupaya. Orang yang tidak mengetahui penyakitnya kita edukasi. Ini yang paling berat, kita edukasi untuk meyakinkan dirinya harus diperiksa agar dia lebih sehat," jelas Iksan.
Pemkab Morowali Dorong Pemeriksaan Dini dan Pola Hidup Sehat
Melalui HKN ke-62, Pemerintah Kabupaten Morowali memperkuat tiga fokus: edukasi kesehatan, pemeriksaan dini, dan penerapan pola hidup sehat. Ketiganya diarahkan untuk menaikkan kesadaran warga dalam menjaga kesehatan.
Bagi Pemkab Morowali, kesehatan ditempatkan sebagai bagian penting dari peningkatan kualitas hidup masyarakat. Edukasi yang menyasar warga belum sadar penyakit menjadi prioritas yang terus dijalankan.