Pencarian

Bupati Morowali Utara Delis Ajak 4.132 Bapak GKST Jadi Juru Damai di Tengah Tekanan Ekonomi

Jumat, 06 November 2026 • 10:16:31 WIB
Bupati Morowali Utara Delis Ajak 4.132 Bapak GKST Jadi Juru Damai di Tengah Tekanan Ekonomi
Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi menghadiri Pertemuan Akbar Bapak GKST di Lapangan Wita Mori, Kecamatan Lembo.

MOROWALI UTARA — Pertemuan Akbar Bapak GKST tahun ini mengumpulkan 4.132 peserta dari 27 klasis di wilayah pelayanan GKST. Jumlah itu menjadikannya salah satu pertemuan akbar terbesar yang digelar di Klasis Beteleme, Kecamatan Lembo.

Bupati Delis Julkarson Hehi menilai kaum bapak memikul tanggung jawab besar sebagai imam dan pemimpin keluarga. Tanggung jawab itu, menurutnya, hanya bisa diwujudkan lewat keteladanan, penguatan iman, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Pesan Juru Damai di Depan Ribuan Peserta

Di hadapan ribuan peserta, Delis meminta kaum bapak GKST tidak sekadar hadir di tengah masyarakat, tetapi memberi dampak nyata. Ia menempatkan peran juru damai sebagai bagian dari tanggung jawab iman, bukan pilihan.

"Marilah kita menjadi berkat, bukan menjadi beban bagi bangsa ini. Marilah kita menjadi juru damai dan menjadi solusi bagi bangsa ini, bukan menjadi sumber perpecahan," kata Delis.

Seruan itu menyasar persoalan sosial yang dianggapnya kian rumit. Keluarga, kata Delis, kini menghadapi tekanan yang tidak tunggal, mulai dari persoalan rumah tangga hingga ekonomi.

Harga BBM hingga Investasi yang Turun Jadi Tekanan Keluarga

Delis merinci sejumlah tekanan yang membebani rumah tangga. Mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), inflasi biaya transportasi, terbatasnya lapangan pekerjaan, hingga penurunan investasi yang berpengaruh terhadap pendapatan keluarga.

Menurutnya, deretan persoalan itu tidak bisa dihadapi dengan kekuatan manusia semata. Keluarga perlu bertahan lewat keteguhan iman, doa, ketaatan, dan penyerahan diri kepada Tuhan.

Delis meyakini keluarga yang menjadikan Tuhan sebagai dasar kehidupan punya kekuatan menghadapi berbagai pergumulan. Keyakinan itu ia sampaikan sebagai landasan, bukan sekadar imbauan moral.

Keteladanan Orang Tua di Tengah Kehidupan Bergereja

Selain ketahanan ekonomi dan spiritual, Delis menyoroti pentingnya keteladanan orang tua dalam kehidupan bergereja. Anak-anak, menurutnya, lebih mudah meniru sikap orang tua ketimbang mendengar nasihat.

Pertemuan akbar di Lapangan Wita Mori itu menjadi wadah bagi 27 klasis GKST untuk memperkuat peran bapak di lingkungan gereja dan masyarakat. Kehadiran Bupati Delis mewakili Gubernur Sulteng Anwar Hafid yang berhalangan hadir karena agenda lain.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarpalu.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks