Pencarian

Jurgen Klopp Kembali Bela Virgil van Dijk, Balas Kritik Pedas Rafael van der Vaart soal Gaya Main Bek Belanda

Selasa, 23 Juni 2026 • 01:53:31 WIB
Jurgen Klopp Kembali Bela Virgil van Dijk, Balas Kritik Pedas Rafael van der Vaart soal Gaya Main Bek Belanda
Jurgen Klopp membela Virgil van Dijk setelah kritik tajam Rafael van der Vaart.

SULAWESI TENGAH — Komentator dan mantan penyerang Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, melontarkan kritik tajam terhadap performa Virgil van Dijk. Kritik itu muncul tak lama setelah Belanda menang telak 5-1 atas Swedia pada matchday kedua Grup F, Senin (16/6) dini hari WIB.

Van der Vaart mengaku terkejut dengan penampilan sang kapten. “Jujur, saya cukup kaget melihat Van Dijk. Saat berputar, gerakannya seperti Boeing 747. Saya harap dia bisa lebih cepat di turnamen ini,” ujarnya dalam sebuah program televisi Belanda.

Kritik itu langsung mendapat respons keras dari mantan pelatih Van Dijk di Liverpool, Jurgen Klopp. Meski sudah meninggalkan Anfield dua tahun lalu, Klopp tak segan membela pemain yang pernah diasuhnya.

Klopp: Van der Vaart Tak Layak Ditanggapi Serius

Dalam wawancara dengan media Inggris, Klopp menegaskan bahwa komentar Van der Vaart tidak penting. “Dia tidak layak disebut. Jika suatu saat dia bicara positif soal pemain mana pun, saya akan senang menanggapinya dengan serius,” kata Klopp.

Pelatih berusia 57 tahun itu menilai Van der Vaart hanya mencari perhatian. “Anda bisa lihat dia melihat sesuatu, lalu merangkainya dengan cara yang bombastis. Tapi dengan cara seperti itu, komentarnya memang tidak penting,” tegasnya.

Ini bukan pertama kalinya Klopp membela mantan pemainnya. Sebelumnya, ia juga angkat bicara saat Mohamed Salah dikritik habis-habisan karena wawancara kontroversial pada akhir tahun lalu.

Van Dijk dan Belanda Masih di Puncak Grup F

Terlepas dari kritik Van der Vaart, Van Dijk dan Timnas Belanda justru tampil solid. Kemenangan telak atas Swedia membuat De Oranje memuncaki Grup F dengan koleksi empat poin, sama dengan Jepang yang unggul agresivitas gol.

Hasil imbang 2-2 melawan Jepang di laga pertama sempat menimbulkan keraguan. Namun, kemenangan meyakinkan atas Swedia membuktikan bahwa skuad asuhan Ronald Koeman masih menjadi salah satu favorit turnamen.

Belanda akan menghadapi Tunisia pada laga pamungkas grup, Jumat (20/6) mendatang. Satu kemenangan sudah cukup untuk memastikan langkah mereka ke babak 16 besar tanpa harus bergantung pada hasil laga lain.

Van Dijk sendiri bermain penuh dalam dua laga awal. Meski mendapat kritik, ia tetap menjadi pilar utama di lini pertahanan Belanda dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan performa drastis.

Bagikan
Sumber: fourfourtwo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks