SULAWESI TENGAH — Gol spektakuler Kevin Pina dari tendangan bebas pada menit ke-21 sempat membuat publik Atlanta Stadium terdiam. Sepakan jarak jauh pemain sayap Cape Verde itu tak mampu dijangkau kiper Fernando Muslera, menjebol gawang Uruguay yang sejatinya mendominasi penguasaan bola sejak awal laga.
Pertahanan Rapat dan Kiper Tangguh Buat Uruguay Frustrasi
Dominasi Uruguay di babak pertama tak serta-merta berbuah peluang emas. Lini belakang Cape Verde yang rapat dan ketangguhan kiper Vozinha membuat Federico Valverde serta kolega kesulitan menembus pertahanan lawan. Beberapa peluang dari Maxi Araújo dan Sebastián Cáceres masih bisa diredam.
Dua Gol Cepat di Akhir Babak Pertama
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-44. Serangan cepat Uruguay berujung bola membentur tiang gawang. Bola liar jatuh ke kaki Maxi Araújo, yang dengan tenang menceploskannya ke gawang Vozinha untuk menyamakan skor 1-1.
Momentum itu tak disia-siakan. Memasuki injury time, tepatnya menit ke-45+6, Maxi Araújo kembali menjadi kreator. Sundulannya mengarahkan bola ke depan gawang, dan Facundo Cano yang tak terkawal langsung menyambar dari jarak dekat. Gol sempat diperiksa VAR karena potensi offside, namun akhirnya disahkan.
Mentalitas Juara dan Posisi di Grup H
Keunggulan 2-1 bertahan hingga turun minum. Comeback cepat ini menunjukkan mentalitas kuat Uruguay setelah sempat dikejutkan gol indah Cape Verde. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi La Celeste untuk mengamankan posisi di Grup H yang masih menyisakan pertandingan melawan lawan-lawan berat lainnya.