Pencarian

Kelurahan Bugis Wakili Banggai di Lomba Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Targetkan Juara Usung Program Pemberdayaan

Jumat, 12 Juni 2026 • 17:23:31 WIB
Kelurahan Bugis Wakili Banggai di Lomba Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Targetkan Juara Usung Program Pemberdayaan
Kelurahan Bugis mewakili Kabupaten Banggai dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah 2026.

BANGGAI — Kelurahan Bugis, yang dulu dikenal sebagai Kampung Asing, kini bersaing di level provinsi. Wilayah seluas 14,5 kilometer persegi di pesisir Kecamatan Batui itu menjadi satu dari tiga kelurahan yang mewakili Kabupaten Banggai dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun ini.

Lurah Bugis, Wirda K. Lasanang, menyebut bahwa kunjungan tim penilai yang digelar Jumat lalu merupakan puncak dari rangkaian evaluasi yang sudah berjalan sejak 13 Maret 2026. “Seluruh masyarakat menaruh harapan besar agar kami bisa meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kecamatan Batui maupun Kabupaten Banggai,” ujarnya.

Dari Kampung Asing Menuju Kelurahan Maju

Sejarah panjang mewarnai perjalanan Kelurahan Bugis. Menurut Wirda, wilayah ini bermula dari sebuah perkampungan bernama Kampung Asing, tempat bermukimnya para pendatang di Batui. Nama itu kemudian berubah menjadi Kampung Bugis saat dipimpin almarhum Tansa, hingga akhirnya berstatus kelurahan setelah sepuluh kali pergantian pimpinan.

“Seiring perkembangan waktu, nama tersebut berubah menjadi Kampung Bugis. Hingga statusnya berubah menjadi Kelurahan Bugis, telah terjadi sepuluh kali pergantian pimpinan,” kata Wirda.

Motto ‘Maju Bersama Menuju Perubahan’ dan Indikator Penilaian

Dalam ajang tahun ini, Kelurahan Bugis mengusung motto ‘Kelurahan Bugis Maju Bersama Menuju Perubahan’. Motto itu menjadi simbol semangat warga untuk terus berkembang dan menunjukkan capaian pembangunan yang telah dilakukan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banggai, Hasan Baswan Dg. Masikki, menjelaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi. Mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015, kegiatan ini menjadi instrumen evaluasi terhadap kemajuan tata kelola di tingkat desa dan kelurahan.

“Untuk Kabupaten Banggai, terdapat delapan desa dan tiga kelurahan yang mengikuti tahapan lomba tingkat provinsi. Kami berharap dari tiga kelurahan yang mewakili, Kelurahan Bugis dapat meraih hasil terbaik,” ujar Hasan yang hadir mewakili Bupati Banggai.

Fokus pada Stunting, Pemberdayaan, dan Adaptasi Iklim

Tim penilai memfokuskan evaluasi pada sejumlah indikator strategis. Kemampuan pemerintah kelurahan dalam percepatan penurunan angka stunting, pemberdayaan masyarakat, kualitas pelayanan publik, serta upaya adaptasi terhadap perubahan iklim menjadi poin-poin utama yang dinilai.

Wirda menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta pihak Corporate Social Responsibility (CSR) Donggi Senoro yang telah memberikan dukungan. “Dukungan dari berbagai pihak membuat kegiatan penilaian ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Hasil penilaian akan menentukan apakah Kelurahan Bugis mampu melaju ke tingkat nasional atau tidak. Namun, bagi warga Batui, keterpilihan sebagai wakil kabupaten saja sudah menjadi kebanggaan tersendiri.

Bagikan
Sumber: obormotindok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks