SULAWESI TENGAH — Kepala pelatih ganda putra PBSI Antonius Budi Ariantho buka suara soal penarikan kedua pasangan tersebut. Menurut Anton, keputusan untuk Fajar/Fikri murni berdasarkan evaluasi hasil di Indonesia Open pekan lalu.
Hasil Indonesia Open Jadi Pemicu Evaluasi Fajar/Fikri
Fajar/Fikri tersingkir di babak pertama Indonesia Open. Hasil ini dinilai jauh dari target yang ditetapkan PBSI sehingga tim pelatih memutuskan menarik mereka dari Australia Open untuk evaluasi menyeluruh.
"Indonesia Open merupakan salah satu milestone yang penting bagi PBSI. Namun, hasil yang diraih pasangan Fajar/Fikri masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan, oleh karena itu diperlukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan kedepannya," kata Anton dalam pernyataan resmi.
Selain itu, Australia Open tidak masuk dalam program turnamen prioritas Fajar/Fikri. Fokus mereka kini diarahkan ke Kejuaraan Dunia dan Asian Games yang dianggap lebih krusial.
Anton Pilih Protektif Demi Raymond/Joaquin
Untuk Raymond/Joaquin, alasan penarikan lebih ke faktor fisik. Pasangan muda ini baru saja tampil di final Indonesia Open dan waktu recovery menuju Australia Open dinilai terlalu singkat.
Apalagi Raymond baru pulih dari cedera lutut. Anton mengaku khawatir jika dipaksakan turun, risiko cedera kambuh bisa saja terjadi.
"Saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya, menurunkan mereka di Australia punya resiko cederanya kambuh," ujar peraih medali perunggu Olimpiade 1996 itu.
Dampak bagi Skuad Ganda Putra ke Depan
Dengan absennya dua pasangan ini, Indonesia hanya mengandalkan satu wakil ganda putra di Australia Open. Keputusan ini sekaligus memberi sinyal bahwa PBSI mulai selektif dalam menentukan turnamen bagi setiap pasangan, terutama yang tengah dalam masa pemulihan atau butuh evaluasi performa.
Fajar/Fikri dipastikan akan menjalani program latihan intensif sebelum tampil di Kejuaraan Dunia, sementara Raymond/Joaquin difokuskan pada pemulihan penuh cedera Raymond.