PALU — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Ambo Dalle, menyatakan bahwa keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat bergantung pada penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menilai pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) harus dimanfaatkan untuk menyegarkan strategi pelaksanaan program agar lebih efektif.
“Pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarlembaga, baik dengan kementerian maupun pemerintah daerah, sehingga program-program yang telah dirancang dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” kata Ambo Dalle di Palu, Kamis.
Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci Sukses MBG
Politisi asal daerah pemilihan Sulteng itu menegaskan bahwa kebijakan di tingkat pusat saja tidak cukup. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai pelaksana di lapangan menjadi faktor penentu utama dalam menyukseskan program prioritas nasional ini.
“Dengan kepemimpinan yang baru, kita berharap koordinasi dan komunikasi lintas sektor semakin kuat sehingga target-target kesejahteraan masyarakat yang telah dicanangkan pemerintah dapat diwujudkan lebih cepat,” harapnya.
Target: Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Ambo Dalle menekankan bahwa program MBG bukan sekadar pemberian makanan gratis. Ia menilai program ini memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang sehat, produktif, dan mampu bersaing di masa depan, sejalan dengan target Indonesia Emas 2045.
Ia juga mendukung langkah pemerintah pusat melakukan evaluasi dan penyegaran organisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja institusi negara. DPRD Sulteng berkomitmen mengawal agar program gizi nasional ini bisa dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat.
“Mari bersama-sama mendukung program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas generasi bangsa sesuai dengan visi pembangunan nasional,” pesan Ambo Dalle.