Pencarian

UIN Datokarama Palu Buka Kampus untuk Mahasiswa Non-Muslim, Jadikan Laboratorium Hidup Moderasi Beragama

Sabtu, 19 September 2026 • 13:01:01 WIB
UIN Datokarama Palu Buka Kampus untuk Mahasiswa Non-Muslim, Jadikan Laboratorium Hidup Moderasi Beragama

PALU — Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menegaskan posisi kampusnya sebagai ruang belajar yang terbuka bagi semua kalangan. Rektor Lukman Thahir menyebut keberagaman sebagai realitas yang sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka, sehingga merawatnya menjadi kewajiban bersama.

"UIN Datokarama Palu itu living laboratory of religious moderation, jadi di sana menjadi laboratorium hidup untuk bagaimana merawat keberagaman," kata Lukman saat ditemui awak media di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu.

Mahasiswa Non-Muslim Sudah Menempuh Pendidikan di Kampus

Lukman menjelaskan, inklusivitas bukan sekadar wacana di UIN Datokarama Palu. Kampus telah menerima mahasiswa non-muslim untuk menempuh pendidikan, sehingga siapa pun yang ingin merasakan langsung bagaimana keberagaman dipraktikkan bisa datang ke sana.

"Salah satu bentuk nyata penerapan inklusivitas yakni kami sudah menerima mahasiswa non-muslim untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut, sehingga kalau ada yang ingin belajar bagaimana keberagaman itu dirasakan langsung maka UIN Datokarama Palu tempatnya," ujarnya.

Menurut Lukman, pemahaman soal keberagaman tidak cukup hanya dari teori. Interaksi langsung antar-individu yang berbeda keyakinan maupun budaya menjadi cara paling efektif untuk menumbuhkan sikap saling menghargai.

Kelola Keberagaman dengan Baik agar Tidak Picu Konflik

Lukman mengingatkan, pengelolaan keberagaman yang kurang baik berpotensi memicu konflik dan ketidaknyamanan di daerah. Karena itu, kampus terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak yang fokus merawat kebinekaan.

"Hingga saat ini kami terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak yang konsen merawat kebinekaan salah satunya dengan Institut Leimena ini," ucapnya.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat kerukunan umat beragama di Sulawesi Tengah. Kampus tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga perdamaian di tengah masyarakat yang beragam.

Alumnus Diminta Ikut Jaga Kerukunan di Tengah Masyarakat

Lukman menyebut seluruh pihak, termasuk alumnus UIN Datokarama Palu, bisa berperan aktif menjaga keberagaman. Peran alumnus dinilai strategis karena mereka tersebar di berbagai wilayah dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Upaya menjaga kerukunan umat beragama di Sulawesi Tengah menjadi tanggung jawab bersama. Kampus memposisikan diri sebagai ruang belajar yang mempertemukan perbedaan, bukan memisahkannya.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks