Kodam XXIII/Palaka Wira membekali pelajar SMA Negeri 3 Palu, Sulawesi Tengah, dengan keterampilan bantuan hidup dasar (BHD) melalui Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI. Pelatihan berlangsung di Palu dengan materi dan praktik langsung dari tenaga kesehatan Kodam, menyasar siswa sebagai kelompok yang diharapkan mampu memberi pertolongan pertama di lingkungan sekolah maupun keluarga. Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan HUT TNI sekaligus upaya memperkuat kedekatan TNI dengan generasi muda.
PALU — Kodam XXIII/Palaka Wira menggelar pelatihan bantuan hidup dasar (BHD) bagi pelajar SMA Negeri 3 Palu, Sulawesi Tengah. Kegiatan itu dibungkus dalam Bakti Sosial Kesehatan memperingati HUT ke-81 TNI. Materi dan praktik disampaikan langsung oleh tenaga kesehatan Kodam XXIII/Palaka Wira.
Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XXIII/Palaka Wira Kolonel Kav Tody Wahyudi menyatakan pelatihan ini menyasar siswa sebagai kelompok yang bisa menjadi penolong pertama di lingkungan terdekat. Menurut dia, kemampuan pertolongan awal krusial saat menghadapi kondisi darurat sebelum korban ditangani tenaga medis.
Apa Itu Bantuan Hidup Dasar yang Diajarkan ke Pelajar Palu
BHD merupakan pertolongan pertama yang diberikan kepada korban yang mengalami henti napas dan henti jantung. Caranya dengan melakukan pijat jantung dan memberikan bantuan napas. Keterampilan itu menjadi bekal awal yang bisa menyelamatkan nyawa sebelum bantuan medis tiba.
Para peserta menerima pemahaman mengenai langkah-langkah pertolongan awal yang dapat dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat. Tenaga kesehatan Kodam memandu langsung sesi materi dan praktik BHD di hadapan siswa.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat nyata sekaligus membekali para siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan pertama pada kondisi yang membutuhkan," kata Tody Wahyudi.
Mengapa Pelajar Perlu Menguasai Pertolongan Pertama
Tody menuturkan pelatihan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi upaya membangun kesiapsiagaan generasi muda dalam menghadapi kondisi darurat.
Menurut dia, kemampuan memberikan pertolongan awal sangat penting, terutama ketika menghadapi kondisi darurat sebelum korban memperoleh penanganan dari tenaga medis. Karena itu, ia berharap para siswa mengikuti materi dan praktik BHD dengan sungguh-sungguh.
"Dengan memahami langkah-langkah pertolongan yang tepat, para siswa diharapkan mampu memberikan bantuan awal secara cepat dan benar sebelum mendapatkan penanganan tenaga medis," ujarnya.
Bagian dari Rangkaian HUT ke-81 TNI di Palu
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI. Kodam XXIII/Palaka Wira menyebut pelatihan ini sekaligus sarana memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan dapat diterapkan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Dengan begitu, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat tidak berhenti di ruang kelas, tetapi menyebar ke lingkungan sekitar Palu.