Pencarian

HIPKA Banggai Laut Dilantik, Pengurus Baru Dorong Pengelolaan SDA Berbasis Syariah dan Ekonomi Daerah

Jumat, 18 September 2026 • 07:47:01 WIB
HIPKA Banggai Laut Dilantik, Pengurus Baru Dorong Pengelolaan SDA Berbasis Syariah dan Ekonomi Daerah

BANGGAI LAUT — Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPD HIPKA) Kabupaten Banggai Laut resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026-2031. Jamaludin R. Bunsiang, S.T. dipercaya memimpin sebagai Ketua setelah pelantikan yang digelar Kamis malam, 17 September 2026. Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Banggai Laut, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Laut.

Pelantikan menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat peran dunia usaha dalam pengembangan ekonomi dan potensi daerah. HIPKA merupakan Himpunan Pengusaha KAHMI, sementara KAHMI adalah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Pengelolaan SDA Harus Sesuai Prinsip Syariah

Ketua Umum Badan Pengurus Wilayah Himpunan Pengusaha KAHMI (BPW HIPKA) Sulawesi Tengah, H. Ambo Dalle, menekankan pengelolaan sumber daya alam tidak boleh semata-mata berorientasi pada keuntungan. Sebagai organisasi pengusaha berbasis nilai-nilai Islam, HIPKA mendorong aktivitas usaha dan pengelolaan SDA dilakukan sesuai prinsip syariah.

"Maka pengelolaan sumber daya alam ini akan dikelola dengan syar'i, mengingat kita ada asosiasi pengusaha yang berbasiskan Islam," ujar Ambo Dalle.

Ia menjelaskan prinsip syariah yang dimaksud mencakup pengelolaan SDA dan kegiatan usaha yang sesuai dengan syariat Islam, sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

"Yang dimaksudkan syar'i itu, yakni kita mengelola SDA dan usaha-usaha itu sesuai dengan syariat Islam, mengedepankan kemaslahatan umat di samping keuntungan semata," katanya.

Menurut Ambo Dalle, HIPKA diharapkan menjadi wadah bagi para pengusaha alumni HMI untuk membangun jejaring, mengembangkan usaha, dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Potensi Wisata Kalupapi dan Tantangan Menjaga Budaya Lokal

Ambo Dalle menceritakan kunjungannya ke Desa Kalupapi, Pulau Bangkurung, Kecamatan Bangkurung, Banggai Laut. Di wilayah tersebut, ia melihat langsung kedatangan wisatawan mancanegara yang dinilai menunjukkan adanya peluang ekonomi untuk dikembangkan, terutama dari sektor pariwisata.

Meski begitu, ia mengingatkan pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya masyarakat setempat. Masuknya wisatawan dan berkembangnya aktivitas ekonomi dinilai tidak boleh membuat budaya lokal kehilangan identitasnya.

Sebagai alumni HMI, Ambo Dalle menyebut ada tanggung jawab moral untuk memastikan perkembangan ekonomi tetap menghormati nilai, budaya, dan kearifan lokal masyarakat.

Pemkab Banggai Laut Harap HIPKA Jadi Mitra Strategis

Bupati Banggai Laut dalam sambutannya yang diwakili dan dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut, Saiful Usuria, menyampaikan apresiasi atas pelantikan kepengurusan baru HIPKA Banggai Laut. Pelantikan disebut sebagai momentum dimulainya amanah dan tanggung jawab untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia usaha dan pembangunan daerah.

Menurut Bupati, dunia usaha merupakan salah satu kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pengusaha tidak hanya berbicara tentang investasi dan keuntungan, tetapi juga tentang penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, pengembangan potensi lokal, serta tumbuhnya kemandirian ekonomi daerah," demikian sambutan yang dibacakan Saiful.

Bupati berharap HIPKA dapat memperkuat jejaring dan kolaborasi para pengusaha sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan berbagai potensi ekonomi di Banggai Laut.

Produk Lokal Didorong Menembus Pasar Lebih Luas

Pemerintah daerah mendorong pengembangan produk unggulan Banggai Laut agar tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi memiliki daya saing menembus pasar regional, nasional, hingga internasional. Salah satu yang ditekankan adalah pengolahan bahan baku lokal agar tidak berhenti dijual dalam bentuk mentah.

"Bahan baku yang berasal dari daerah tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi dapat diolah sehingga menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Bupati juga berharap HIPKA mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang inovatif, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki kepedulian sosial. Perubahan dunia usaha yang ditandai digitalisasi, perkembangan teknologi, perubahan pola konsumsi, persaingan usaha, dan keterbukaan pasar dinilai menuntut pelaku usaha terus beradaptasi dan berinovasi.

Pemkab Buka Ruang Kolaborasi dengan HIPKA

Pemerintah Kabupaten Banggai Laut menyatakan membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan HIPKA dalam berbagai program, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan investasi dan pemberdayaan ekonomi daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mempercepat pengembangan potensi lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga Banggai Laut.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: trustsulteng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks