MOROWALI — Layanan perbankan digital Qita BRI menyasar pekerja di kawasan industri Morowali yang selama ini kesulitan mengakses BRImo. Sosialisasi dan pendampingan pemasangan aplikasi dilakukan langsung di lingkungan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
Manajer Funding & Transaction BRI BO Morowali Andika Banawa Putra memimpin tim dalam kegiatan tersebut. Selain memberi pemahaman soal Qita BRI, tim membantu proses pemasangan dan aktivasi layanan pada perangkat telepon seluler para karyawan.
Kendala Karyawan WNA Saat Pasang BRImo
BRI BO Morowali menyebut kendala pemasangan BRImo paling banyak dialami karyawan Warga Negara Asing (WNA). Persoalan itu muncul saat mereka hendak mengaktifkan layanan pada perangkat telepon seluler masing-masing.
Qita BRI disiapkan sebagai solusi atas hambatan tersebut. Layanan ini memungkinkan transaksi perbankan dilakukan lebih praktis dan fleksibel bagi pekerja dengan aktivitas dan mobilitas tinggi di kawasan industri.
Pendampingan Langsung di Lingkungan IMIP
Sosialisasi tidak berhenti pada penjelasan produk. Tim BRI turun langsung mendampingi karyawan satu per satu hingga aplikasi terpasang dan aktif di perangkat mereka.
Langkah itu disebut sebagai upaya memastikan layanan digital tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat dipahami dan dimanfaatkan dengan mudah oleh para pekerja.
Layanan Digital untuk Pekerja Morowali dan Morowali Utara
Kawasan industri Morowali dan Morowali Utara terus berkembang dengan jumlah pekerja yang besar. Kebutuhan transaksi perbankan cepat menjadi konsekuensi dari pola kerja dan mobilitas harian mereka.
BRI BO Morowali menempatkan Qita BRI sebagai bagian dari transformasi digital perseroan. Kehadiran layanan ini diharapkan menjawab kebutuhan transaksi masyarakat dan pekerja di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan ini, BRI BO Morowali memperkuat komitmen menghadirkan layanan perbankan yang dekat, mudah, dan relevan dengan kebutuhan warga di tengah pertumbuhan kawasan industri.