Pencarian

19 Tahun Alfamidi di Sulawesi Tengah: 24 Ribu Pohon Ditanam, 200 Ribu Telur Disalurkan untuk Cegah Stunting

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:19:32 WIB
19 Tahun Alfamidi di Sulawesi Tengah: 24 Ribu Pohon Ditanam, 200 Ribu Telur Disalurkan untuk Cegah Stunting
Ratusan anak menerima manfaat program Protein Cegah Stunting melalui penyaluran 200 ribu telur oleh Alfamidi di 15 provinsi.

PALU — Alfamidi memasuki usia ke-19 tahun dengan memperluas dampak program keberlanjutan yang menyentuh sektor lingkungan, sosial, dan ekonomi. Perusahaan ritel ini tidak hanya berfokus pada ekspansi bisnis dengan lebih dari 2.600 toko, tetapi juga mengintegrasikan tanggung jawab sosial ke dalam operasional harian.

Direktur Alfamidi Afid Hermeily menyatakan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian dari perjalanan bisnis perusahaan. Menurutnya, komitmen tersebut harus diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan karyawan.

PLTS di 42 Titik dan Penghematan 2,3 Juta Lembar Kertas

Di sektor lingkungan, Alfamidi memanfaatkan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terpasang di 42 titik, mencakup gudang dan toko di berbagai wilayah. Kapasitas energi surya ini mencapai 4,9 juta kWh dan berkontribusi mengurangi emisi karbon hingga 2.740 ton CO?.

Angka tersebut setara dengan manfaat ekologis dari penanaman sekitar 3.698 pohon. Selain itu, penerapan sistem paperless di area gudang dan kantor berhasil menghemat lebih dari 2,3 juta lembar kertas, yang berarti menjaga lebih dari 230 pohon tetap lestari.

Program Kampung Merdeka Libatkan Bank Sampah di Palu dan Kendari

Pengelolaan lingkungan juga diperkuat melalui program Kampung Merdeka yang menggandeng bank sampah binaan. Program ini telah melibatkan lebih dari 1.300 nasabah di tujuh kota, termasuk Palu dan Kendari di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Di bidang sosial, Alfamidi menjalankan program Protein Cegah Stunting dengan menyalurkan lebih dari 200.000 telur kepada 842 anak di 15 provinsi dan 23 kabupaten/kota. Program Edukasi Keluarga Balita yang berkolaborasi dengan kader Posyandu juga telah menjangkau lebih dari 22.000 peserta di 18 provinsi.

1.000 UMKM Bermitra dan 339 Karyawan Disabilitas Bekerja

Kontribusi terhadap perekonomian lokal terus diperluas melalui kemitraan dengan lebih dari 1.000 UMKM di berbagai daerah. Hal ini membuka akses produk lokal ke jaringan gerai modern. Sementara itu, layanan digital Midi Kriing memberikan kemudahan berbelanja bagi lebih dari 2,5 juta member.

Di bidang ketenagakerjaan, program Alfamidi Class telah menggandeng 60 SMK mitra di 17 provinsi dan membuka kesempatan kerja bagi 1.428 siswa. Perusahaan juga memberlakukan kesempatan kerja inklusif melalui program Alfability, dengan 339 karyawan penyandang disabilitas yang bekerja di area gudang, toko, hingga kantor hingga Juli 2026.

Sepanjang 2024 hingga kuartal II 2026, solidaritas karyawan diwujudkan melalui aksi donor darah yang menyumbangkan 4.300 kantong darah. Di sisi kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 3.767 masyarakat.

Memasuki usia ke-19 tahun, Alfamidi menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar program, melainkan bagian dari perjalanan bisnis untuk menciptakan nilai jangka panjang. Perusahaan berkomitmen terus memperluas dampak positif bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartasulawesi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks