SULAWESI TENGAH — SpecialEffect, organisasi amal asal Inggris yang fokus pada aksesibilitas gaming, kembali membuktikan bahwa industri game bisa bersatu untuk tujuan sosial. Melalui turnamen sepak bola amal bertajuk One Big Game, mereka berhasil menggalang dana sebesar £63.000 atau setara Rp 1,05 miliar. Dana ini akan digunakan untuk memproduksi dan mendistribusikan perangkat keras khusus seperti kontroler modifikasi dan alat pelacak mata (eye-gaze) bagi pemain difabel.
Duel Sengit Antar Raksasa Publisher
Pertandingan tahun ini menghadirkan rivalitas klasik yang sayang untuk dilewatkan. Activision dan EA saling berhadapan dalam laga yang berakhir dengan skor tipis 2-3 untuk kemenangan EA. Sementara itu, tim gabungan Maverick + Friends harus berjuang keras melawan duo Playground dan Rare dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga peluit akhir.
Xbox yang tampil dengan nama tim "Score more with Xbox" justru gagal memenuhi ekspektasi nama mereka. Mereka harus mengakui keunggulan Jagex yang menang dengan skor 2-1. Hasil ini menjadi bahan perbincangan menarik di kalangan penggemar, mengingat Jagex lebih dikenal sebagai pengembang MMORPG ketimbang tim sepak bola.
24 Jam Bertanding untuk Aksesibilitas Gaming
Format turnamen ini memang dirancang ekstrem. Dua puluh empat tim bergantian bermain selama 24 jam penuh, menciptakan maraton sepak bola yang menguji stamina sekaligus solidaritas para developer. Seluruh jalannya pertandingan dapat disaksikan ulang melalui fitur video-on-demand di kanal Twitch resmi SpecialEffect.
Dana yang terkumpul akan disalurkan langsung untuk program-program SpecialEffect yang selama ini dikenal aktif membantu pemain dengan keterbatasan fisik. Organisasi ini telah lama menjadi rujukan utama dalam pengembangan solusi gaming adaptif, mulai dari kontroler custom hingga perangkat lunak pendukung.
Apa Selanjutnya untuk One Big Game?
Meski edisi tahun ini telah usai, para host di akhir siaran sudah memberi kode akan adanya acara serupa di masa mendatang. Antusiasme peserta dan donatur yang terus meningkat setiap tahunnya menjadi indikator kuat bahwa One Big Game akan kembali hadir dengan format yang lebih meriah.
Bagi komunitas gaming Indonesia, keberhasilan acara ini menjadi contoh nyata bagaimana industri game dapat memanfaatkan popularitasnya untuk dampak sosial yang positif. Inisiatif seperti ini juga membuka diskusi tentang pentingnya aksesibilitas di industri gaming Tanah Air, yang masih jarang menjadi sorotan utama.