PALU — PLTA Poso tidak hanya melayani kebutuhan listrik warga Sulawesi Tengah, tetapi juga tiga provinsi tetangga. Kepala Humas Poso Energy M Syafri menyebutkan, kapasitas 515 MW yang dihasilkan pembangkit itu disalurkan untuk Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Kontribusi bagi Ketahanan Energi dan Pengurangan Emisi
Pembangkit yang memanfaatkan aliran air ini menjadi salah satu pilar utama sistem kelistrikan Sulawesi. Menurut Syafri, PLTA Poso berkontribusi menjaga keandalan pasokan sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon melalui penyediaan energi ramah lingkungan.
"Energi listrik dihasilkan PLTA Poso merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam menunjang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi," ujar Syafri melalui keterangan tertulis di Palu, Selasa.
Ketersediaan Listrik Jadi Faktor Penting bagi Ekonomi
Syafri menekankan bahwa ketersediaan listrik yang andal menjadi faktor penting dalam membantu aktivitas masyarakat, dunia usaha, dan sektor strategis lainnya. Pihaknya berkomitmen membantu pemerintah meningkatkan ketahanan energi nasional melalui energi bersih dan berkelanjutan.
"Ini merupakan komitmen kami dalam membantu pemerintah meningkatkan ketahanan energi nasional melalui energi bersih dan berkelanjutan," tuturnya.
Transisi Energi dan Manfaat Jangka Panjang
PLTA Poso juga menjadi bagian dari upaya transisi energi menuju pemanfaatan sumber daya yang lebih ramah lingkungan. Pemanfaatan tenaga air sebagai sumber energi terbarukan, kata Syafri, memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan energi dan pelestarian lingkungan hidup masa depan.
"Selain menjaga konsistensi pasokan, kami juga menjaga operasional pembangkit secara optimal, supaya mampu memberikan kontribusi berkelanjutan bagi sistem kelistrikan Sulawesi," ucapnya.
Kolaborasi dengan PLN dan Pemberdayaan Masyarakat
Stabilitas pasokan energi listrik tidak terlepas dari kolaborasi yang dibangun bersama PLN dan para pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran PLTA Poso diharapkan konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi regional.
"Termasuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan kelistrikan yang andal, maupun melalui pemberdayaan masyarakat lewat pemanfaatan dana tanggung jawab sosial," kata Syafri.