SULAWESI TENGAH — Foto-foto terbaru yang beredar dari akun ThinkerCar menunjukkan Denza Z dalam balutan warna hitam dengan fascia depan yang agresif. Ini adalah kali pertama supercar listrik tersebut terlihat tanpa kamuflase, menandakan proses pengembangan sudah mendekati tahap produksi massal.
Bahkan Versi Konvertibel Siap Meluncur di Goodwood
BYD dikabarkan akan meluncurkan Denza Z secara resmi bulan depan di ajang Goodwood Festival of Speed. Selain versi hardtop yang tertangkap kamera, pabrikan asal China ini juga menyiapkan varian atap lunak (soft top) dan edisi sirkuit yang lebih ekstrem.
Beberapa pekan lalu, versi sirkuit dari Denza Z sempat terlihat sedang diuji coba di Sirkuit Nürburgring, Jerman. Hal ini menegaskan ambisi BYD untuk bersaing di segmen hypercar global yang selama ini didominasi merek-merek Eropa.
e³ Platform dan Tiga Motor Listrik dengan Daya 1.140 HP
Denza Z dibangun di atas platform e³ yang sama dengan Denza Z9 GT. Jantung pacunya terdiri dari tiga motor listrik yang menghasilkan tenaga kombinasi lebih dari 1.000 hp, tepatnya 1.140 hp (850 kW) untuk varian EV murni. Dengan bobot yang ditekan berkat penggunaan bodi serat karbon, akselerasi 0-100 km/jam diklaim tembus di bawah 2 detik.
Paket baterai yang digunakan adalah Blade Battery 2.0 terbaru dari BYD dengan kapasitas 122,49 kWh. Teknologi Flash Charging memungkinkan pengisian daya dari 10% ke 97% hanya dalam waktu 9 menit. Untuk jarak tempuh, Denza Z diprediksi mampu menempuh hingga 599 km berdasarkan siklus WLTP.
Sentuhan Desainer Eksklusif untuk Pasar Eropa
Denza Z dirancang langsung oleh Wolfgang Egger, mantan desainer Lamborghini dan Audi yang kini menjabat sebagai direktur desain global BYD. Ia menerapkan bahasa desain terbaru BYD, "Pure Emotion", yang disesuaikan dengan selera pasar Eropa. Fitur khasnya meliputi saluran udara di kap mesin yang diklaim memberikan efek "ground-hugging flight" atau daya cengkeram tinggi saat melaju kencang.
BYD sendiri menyebut peluncuran Denza Z sebagai "momen penting bagi industri otomotif global". Model ini akan menjadi garda terdepan BYD dalam merebut pangsa pasar supercar mewah yang selama ini menjadi milik Ferrari, Lamborghini, dan Porsche.
Harga dan Ketersediaan di Eropa
BYD belum mengumumkan harga resmi Denza Z. Namun, sebagai gambaran, Denza Z9 GT yang lebih dulu dipasarkan di Eropa dibanderol mulai dari €115.000 (sekitar Rp1,98 miliar) sebelum pajak. Denza Z diprediksi akan dibanderol sedikit lebih mahal mengingat posisinya sebagai model flagship dan supercar konvertibel.
Model ini akan tersedia dalam dua pilihan powertrain: listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV). Dengan segala keunggulan teknisnya, Denza Z siap menjadi ancaman serius bagi dominasi supercar Eropa di segmen elektrifikasi mewah.