PALU — Kepemimpinan Muhammad Naim di BPN Sulawesi Tengah resmi berakhir. Kantor Pertanahan Kota Palu pun memberikan penghormatan terakhir berupa ucapan terima kasih atas pengabdiannya.
Dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi, keluarga besar Kantah Kota Palu mengakui kontribusi signifikan Muhammad Naim selama memimpin kantor wilayah. Dedikasi dan kerja kerasnya disebut menjadi catatan penting bagi institusi pertanahan di daerah.
"Keluarga Besar Kantor Pertanahan Kota Palu mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Muhammad Naim atas dedikasi, kepemimpinan, dan pengabdian yang telah diberikan," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Mutasi Pejabat BPN di Tengah Transisi Kepemimpinan
Muhammad Naim diketahui telah dimutasi ke tempat tugas baru. Pergantian pimpinan di BPN Sulteng ini merupakan bagian dari rotasi jabatan yang lazim di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Kantah Kota Palu mendoakan agar seluruh pengabdian Muhammad Naim menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan. Mereka juga berharap kesuksesan mengiringi langkahnya di posisi yang baru.
"Terima kasih atas bimbingan dan arahannya. Jaya selalu BPN Sulawesi Tengah," tulis pernyataan tersebut menutup pesan penghormatan.
Warisan Kepemimpinan di Sektor Pertanahan Sulteng
Selama menjabat, Muhammad Naim menangani berbagai persoalan pertanahan krusial di Sulawesi Tengah. Ini mencakup sertifikasi tanah masyarakat dan penyelesaian sengketa lahan. Wilayah Sulteng sendiri memiliki tantangan geografis yang kompleks pascagempa dan likuifaksi 2018, yang turut memengaruhi urusan administrasi pertanahan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai nama pengganti Muhammad Naim sebagai Kepala Kanwil BPN Sulteng. Proses serah terima jabatan diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat di tingkat kementerian.