Pencarian

KPID Sulteng dan DP3A Kolaborasi Awasi Isi Siaran Ramah Perempuan dan Anak, Begini Dampaknya bagi Pemirsa

Rabu, 27 Mei 2026 • 13:18:06 WIB
KPID Sulteng dan DP3A Kolaborasi Awasi Isi Siaran Ramah Perempuan dan Anak, Begini Dampaknya bagi Pemirsa
KPID Sulteng dan DP3A lakukan audiensi guna pengawasan isi siaran ramah perempuan dan anak.

PALU — KPID Sulawesi Tengah tidak bergerak sendiri dalam mengawasi kualitas siaran di daerah. Lembaga ini baru saja menggelar audiensi dengan DP3A Sulteng di Kantor DP3A, Jalan Mangunsakoro, Palu Timur, Selasa (26/5/2026), untuk memperkuat sinergi pengawasan isi siaran.

Ketua KPID Sulteng, Andi Kaimuddin, menyebut pertemuan itu sebagai langkah strategis membangun kolaborasi lintas lembaga. Tujuannya jelas: menciptakan ekosistem penyiaran yang sehat dan berkualitas, khususnya yang menyangkut perlindungan perempuan dan anak.

“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi dan koordinasi antar lembaga guna mendukung pengawasan isi siaran yang sehat, edukatif, ramah perempuan dan anak, serta berorientasi pada kepentingan publik di Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Andi Kaimuddin dalam keterangannya.

Apa Dampak Langsung bagi Warga Sulteng?

Masyarakat, terutama orang tua, selama ini kerap khawatir dengan tayangan yang tidak mendidik atau mengandung kekerasan. Lewat kolaborasi ini, KPID dan DP3A akan bersama-sama memantau konten siaran agar lebih aman dikonsumsi anak-anak dan remaja.

Selain pengawasan, kedua lembaga juga mendorong peningkatan literasi media. Artinya, warga tidak hanya dilindungi dari konten buruk, tetapi juga diedukasi untuk lebih kritis memilih tayangan.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Audiensi Ini?

Andi Kaimuddin hadir bersama Wakil Ketua Muhammad Ramadhan Tahir dan jajaran komisioner lainnya. Mereka adalah Yeldi S. Adel (Koordinator Bidang Kelembagaan), Mita Meinansi (Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran), serta Mohammad Faras Muhadzib (Koordinator Bidang PKSP).

Rombongan KPID Sulteng diterima langsung oleh Sekretaris DP3A Provinsi Sulawesi Tengah. Pertemuan ini menjadi bukti penguatan koordinasi antar lembaga dalam mendukung program strategis pemerintah daerah.

Mengapa Kolaborasi Ini Penting?

Andi Kaimuddin menambahkan, koordinasi dan komunikasi yang baik antar lembaga sangat penting untuk menghadirkan ruang siaran yang aman, sehat, informatif, dan mampu memberikan edukasi positif kepada masyarakat. Tanpa sinergi, pengawasan isi siaran bisa berjalan timpang dan tidak efektif.

KPID Sulteng juga mendorong adanya kolaborasi berkelanjutan bersama DP3A dalam meningkatkan literasi media serta perlindungan masyarakat terhadap konten siaran yang sesuai norma dan etika.

Bagaimana Langkah Selanjutnya?

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan antara KPID Sulawesi Tengah dengan organisasi perangkat daerah. Ke depan, pengawasan isi siaran akan lebih terintegrasi, khususnya terkait perlindungan perempuan dan anak melalui media penyiaran.

Masyarakat pun diharapkan bisa turut berperan aktif melaporkan tayangan yang dinilai tidak layak. Dengan begitu, ekosistem penyiaran di Sulteng benar-benar berpihak pada kepentingan publik.

Bagikan
Sumber: palu.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks