AMPANA — Tiga personel Satsamapta Polres Touna menyusuri kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, dan objek vital di Kota Ampana selama satu jam. Aiptu Hendra Irfan, Bripka Rekwanli Adrian, dan Bripda Kadek Edian bertugas memberi imbauan langsung ke warga yang masih beraktivitas pada malam itu.
Sasaran utamanya bukan sekadar penindakan kejahatan jalanan. Personel juga menekankan pencegahan dini karhutla dan kebakaran permukiman, dua risiko yang kerap muncul bersamaan di musim kemarau.
Larangan Membuka Lahan dengan Cara Dibakar
Kasat Samapta Polres Touna AKP Maryanto menyatakan arahan itu ditekankan ke seluruh personel di lapangan. Warga diminta menghentikan kebiasaan membuka atau membersihkan lahan perkebunan menggunakan api.
"Personel di lapangan kami tekankan untuk memberikan himbauan langsung kepada warga terkait antisipasi Karhutla. Kami ingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan perkebunan dengan cara dibakar," tegas AKP Maryanto.
Imbauan disampaikan secara dialogis di titik-titik tempat warga berkumpul dan di kawasan usaha. Pendekatan ini dipilih agar pesan sampai tanpa menimbulkan ketegangan di tengah aktivitas malam masyarakat.
Bahaya Sampah Rumah Tangga yang Ditinggal Menyala
Selain lahan perkebunan, AKP Maryanto menyoroti kebiasaan membakar sampah rumah tangga di sekitar rumah. Sisa bara yang ditinggalkan dalam keadaan menyala disebutnya bisa memicu kobaran api lebih luas.
"Waspadai juga aktivitas pembakaran sampah di sekitar rumah. Jangan sampai ditinggalkan dalam keadaan menyala karena angin malam bisa dengan cepat memicu kobaran api yang meluas," tambahnya.
Angin malam menjadi faktor yang memperbesar risiko. Api kecil yang dibiarkan bisa merambat cepat ke bangunan kayu atau vegetasi kering di sekitar permukiman padat.
Patroli Dialogis dan Target Kamtibmas
Jajaran Satsamapta Polres Touna mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Interaksi dibangun lewat perbincangan singkat dengan warga, bukan sekadar melintas dengan kendaraan dinas.
"Kehadiran personel melalui patroli ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak pidana serta memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif selama aktivitas malam warga berlangsung," pungkas AKP Maryanto.
Patroli Kota akan terus digencarkan selama periode rawan kebakaran. Warga Ampana yang menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan bisa melapor langsung ke personel yang berpatroli.