CIBUBUR — Empat emas Sulawesi Tengah diraih dari nomor beregu putri, triple putri, triple putra, dan tunggal putri. Tambahan satu perak melengkapi raihan kontingen hingga tak terkejar oleh daerah lain di klasemen akhir.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB Pergatsi), Diana Kusumastuti, menutup kejuaraan dan menyerahkan penghargaan kepada para pemenang. Ia menyebut hasil pertandingan seharusnya menjadi pemicu peningkatan prestasi, bukan sekadar catatan kemenangan.
"Saya mengucapkan selamat kepada Sulawesi Tengah yang berhasil menjadi juara umum. Bagi daerah yang belum meraih hasil terbaik, tetap semangat dan terus berjuang. Sementara bagi yang menang, jangan sombong, tetapi terus tingkatkan prestasi," kata Diana.
Daerah Lain yang Naik Podium
Daerah Istimewa Yogyakarta menjuarai nomor beregu putra, sementara Sulawesi Selatan terbaik pada beregu campuran. Papua meraih emas triple campuran dan Bali unggul di double putri.
Kalimantan Selatan menjadi juara double putra, Sumatera Utara menjuarai double campuran, dan Gorontalo meraih emas tunggal putra. Sebaran medali itu menunjukkan peta kekuatan gateball nasional tidak lagi bertumpu pada satu region.
Sistem Tiga Terbaik Gantikan Faktor Undian
Ketua Panitia Kejurnas Gateball 2026, Yuslan, mengatakan penyelenggaraan tahun ini berjalan tertib berkat kerja sama peserta dan panitia. Panitia juga menyampaikan maaf atas kekurangan selama kejuaraan berlangsung.
Perubahan utama ada pada mekanisme kelolosan. Panitia menerapkan sistem tiga terbaik untuk menentukan tim yang maju ke babak berikutnya, menggantikan pola yang lebih bergantung pada hasil undian.
"Dengan sistem ini, tim yang lolos ke babak berikutnya benar-benar ditentukan berdasarkan hasil pertandingan. Bukan karena keberuntungan saat undian," ujar Yuslan.
Menurutnya, partisipasi 747 atlet dari 27 provinsi tetap menggembirakan di tengah sejumlah kendala perjalanan peserta. Gangguan kabut asap di beberapa daerah sempat memengaruhi mobilitas kontingen menuju lokasi pertandingan.
Bidik Panggung Asian Games
Diana mendorong atlet, pelatih, dan pengurus menyiapkan diri menghadapi agenda olahraga berikutnya. Harapannya, gateball Indonesia semakin berkembang dan mampu menembus kompetisi internasional, termasuk peluang tampil di Asian Games.
"Kita harus mempersiapkan diri untuk kejuaraan yang akan datang. Saya berharap semangat dan prestasi ini terus ditingkatkan," katanya.
Yuslan menambahkan, kejurnas nasional ini diharapkan memperkuat pembinaan gateball di berbagai daerah. Peningkatan kualitas kompetisi menjadi syarat agar cabang olahraga ini semakin kompetitif sebagai olahraga prestasi.