SULAWESI TENGAH — Kebun anggur Bang Jali Grape di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, kembali membuka wisata petik buah pada pertengahan November 2026. Pengunjung bisa memetik langsung dari pohon dan mengenal budidaya delapan varietas anggur di lahan seluas 2.000 meter persegi. Pembukaan ini bertepatan dengan musim panen dan menjadi opsi wisata edukasi keluarga di pesisir utara Jawa Timur.
Sujali merawat kebun anggur seluas kurang lebih 2.000 meter persegi di sela pekerjaannya sebagai buruh. Lahan yang semula tidak produktif itu kini ditanami berbagai varietas anggur dan dikunjungi warga sekitar setiap tahun.
Pria yang juga menjabat Panglima Koordinator Daerah Garda Metal FSPMI Tuban ini menyebut kebunnya sebagai bentuk pemanfaatan potensi sekitar. Lahan menganggur berubah jadi sumber penghasilan tambahan sekaligus destinasi wisata lokal.
Varietas Anggur yang Ditanam
Kebun Bang Jali Grape menanam setidaknya delapan varietas anggur: Julian, Ilaria, Dixon, Everest, Guzv, Akademik, Cerni Crystal, dan sejumlah jenis lain. Keberagaman ini jadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin membandingkan rasa dan bentuk buah antar varietas.
Pengunjung tidak hanya memetik buah. Mereka juga bisa mengenal lebih dekat proses budidaya tanaman anggur, mulai dari perawatan pohon hingga masa panen.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
- Memetik anggur langsung dari pohonnya saat musim panen
- Belajar budidaya anggur bersama pemilik kebun
- Wisata edukasi untuk murid sekolah, yang pernah menjadi tujuan kunjungan pelajar
- Berfoto di antara deretan pohon anggur
Cara Menuju Lokasi
Kebun berada di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Kawasan ini berada di jalur pesisir utara Jawa Timur dan dapat ditempuh dari pusat Kota Tuban dengan kendaraan pribadi maupun roda dua. Informasi rute terkini dan akses jalan sebaiknya dikonfirmasi ke dinas pariwisata setempat atau pengelola kebun sebelum berangkat.
Tiket Masuk dan Jam Operasional
Pengelola belum merinci tarif masuk maupun jam buka harian untuk pembukaan pertengahan November 2026. Harga anggur petik sendiri juga belum diumumkan. Calon pengunjung disarankan menghubungi pengelola Bang Jali Grape lebih dulu agar tidak salah jadwal, terutama karena kunjungan bergantung pada kesiapan panen.
Tips Berkunjung
Datang pada pertengahan November ke atas, karena pembukaan direncanakan pada periode tersebut. Bawa topi dan air minum karena kebun berada di lahan terbuka. Pakai alas kaki tertutup agar nyaman menyusuri bedeng tanaman.
Untuk rombongan sekolah atau keluarga besar, sebaiknya konfirmasi jumlah pengunjung lebih awal. Etika kebun tetap berlaku: petik hanya buah yang diizinkan pengelola dan jangan merusak ranting tanaman.
Inspirasi bagi Buruh Lain
Sejumlah anggota Garda Metal disebut mulai tertarik mencoba program serupa di wilayah masing-masing. Sujali berharap semakin banyak buruh berani mengembangkan usaha di sektor lain untuk memperkuat ekonomi keluarga, terutama saat harga kebutuhan pokok naik.
Rekomendasi durasi kunjungan sekitar satu hingga dua jam, cukup untuk memetik, belajar budidaya, dan berfoto. Cek ulang jadwal pembukaan sebelum berangkat karena tanggal pasti belum dipatok.