PARIGI MOUTONG — Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Erwin Burase, disaksikan sejumlah pejabat daerah dan perwakilan Kementerian Agama. Perluasan ke jenjang MTs dilakukan setelah pemerintah daerah menerima masukan dari masyarakat dan Kemenag.
Erwin menyebut kebijakan itu sebagai upaya memberi kesempatan pendidikan setara bagi seluruh anak, tanpa membedakan lembaga pendidikan yang mereka pilih.
Dari SD dan SMP, Kini Menjangkau Madrasah
Program seragam gratis sebelumnya menyasar murid baru jenjang SD dan SMP di bawah naungan Kementerian Pendidikan. Tahun ini, cakupannya diperluas ke murid MTs.
“Untuk tahun ini, kemampuan anggaran kita baru bisa memberikan bantuan kepada murid Madrasah Tsanawiyah,” ujar Erwin.
Pernyataan itu memberi sinyal bahwa perluasan program masih bergantung pada ruang fiskal Pemkab Parigi Moutong. Jumlah penerima tahun depan belum ditetapkan.
Dirangkaikan Kampanye Penuntasan Anak Tidak Sekolah
Penyerahan seragam di halaman kantor bupati dirangkaikan dengan kampanye penuntasan anak tidak sekolah. Pemerintah daerah mendorong anak yang sempat putus sekolah agar kembali mengenyam pendidikan.
Dalam kesempatan yang sama, BNPB menyerahkan bantuan mobil dapur lapangan dan masker kepada Pemkab Parigi Moutong melalui BPBD. Bantuan itu menambah peralatan penanganan bencana di daerah tersebut.
Pemkab belum merinci jumlah anak tidak sekolah yang menjadi sasaran kampanye maupun jadwal pendataan lanjutan.