Pencarian

Bulog Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 • 12:49:32 WIB
Bulog Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih
Perum Bulog menyalurkan 53,5 ton beras SPHP ke 107 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di tujuh provinsi.

SULAWESI TENGAH — Perum Bulog menuntaskan penyaluran 53,5 ton beras SPHP ke 107 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di tujuh provinsi, dengan realisasi 100 persen. Penyaluran tahap awal ini menjadi fondasi perluasan jaringan distribusi pangan murah hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Bulog menargetkan jangkauan menembus 8.000 titik koperasi dalam jangka panjang.

Direktur Utama Bulog, Rizal, menyatakan seluruh penyaluran tahap awal telah terealisasi penuh. "Seluruh penyaluran tersebut telah terealisasi 100 persen," ujar Rizal di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (20/10/2026).

Penyaluran ini menjadikan koperasi desa sebagai lokasi penyerahan bantuan pangan, sekaligus memperkuat jaringan distribusi Bulog hingga pelosok. Rizal menyebut langkah itu sebagai wujud komitmen Bulog mendekatkan akses pangan kepada masyarakat.

Sebaran Penyaluran Terpusat di Jawa

Jawa Tengah menjadi wilayah dengan titik KDKMP terbanyak, yakni 47 koperasi. Jawa Timur menyusul dengan 42 koperasi.

Sisanya tersebar di Lampung (5 KDKMP), DKI Jakarta (4 KDKMP), Jawa Barat (4 KDKMP), Sumatera Selatan (4 KDKMP), dan Banten (1 KDKMP). Totalnya 107 titik di tujuh provinsi.

Dominasi Jawa Tengah dan Jawa Timur menunjukkan perluasan jaringan masih terkonsentrasi di sentra produksi dan konsumsi beras. Dua provinsi itu menyumbang 89 dari 107 titik yang sudah dilayani.

Kuota Pemesanan Tidak Dibatasi

Bulog memastikan tidak membatasi kuota pemesanan beras SPHP bagi KDKMP. Koordinasi pengiriman terus dimantapkan agar pasokan berjalan lancar.

Secara bertahap, BUMN pangan ini memproses pemenuhan beras SPHP untuk 1.250 titik KDKMP berikutnya. Target jangka panjangnya menembus 8.000 titik.

Perluasan dilakukan secara terukur dengan memperhatikan kesiapan operasional koperasi, infrastruktur, serta regulasi pemerintah. Rizal menilai capaian tahap awal sebagai fondasi penting untuk memperluas jangkauan beras murah di tengah masyarakat.

Bukan Sekadar Beras Murah

Kehadiran Bulog melalui jaringan KDKMP diharapkan memperkuat ketersediaan pangan dan memperluas akses warga terhadap beras dengan harga terjangkau. Rizal juga menyebut jaringan ini mendorong pertumbuhan kegiatan ekonomi kerakyatan di berbagai daerah.

Koperasi Merah Putih dirancang sebagai pintu masuk berbagai bantuan dan subsidi negara. Selain beras SPHP dan bantuan pangan beras, warga desa bisa mengakses pupuk bersubsidi, LPG 3 kilogram, minyak goreng, hingga Program Keluarga Harapan (PKH).

Koperasi ini juga disiapkan menjadi agen perbankan Himbara untuk memperkuat ekosistem keuangan di tingkat desa. Peran itu membuat KDKMP berpotensi menjadi simpul layanan ekonomi, bukan hanya penyalur bantuan pangan.

Strategi Bulog sejalan dengan arahan pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) sebelumnya menegaskan kehadiran KDKMP sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Bagi Bulog, penyaluran ke 107 titik ini masih kecil dibanding target 8.000 koperasi. Namun realisasi penuh tahap awal menjadi ujian kelayakan model distribusi sebelum diperluas ke ribuan desa lain.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks