SULAWESI TENGAH — Setelah sebulan memakai paket Essentials RedPocket Mobile seharga USD 10 per bulan, satu hal yang paling terasa adalah betapa cepatnya kuota 3GB itu habis di pemakaian harian. Paket ini menyasar pengguna yang ingin menekan biaya bulanan di bawah USD 35 seperti tarif Visible, dengan kompromi utama pada jatah data yang ketat dan kecepatan yang jauh dari klaim 5G sesungguhnya.
Pengujian berlangsung 30 hari penuh di kawasan New York dan sekitarnya, mulai dari Jersey Shore hingga Manhattan, memakai Motorola Razr Fold sebagai perangkat harian. RedPocket Mobile berjalan di atas jaringan Verizon, AT&T, dan T-Mobile, jadi cakupan sinyal nasionalnya tidak jauh berbeda dari operator besar.
Isi Paket Essentials: 3GB Data Premium Plus Telepon dan SMS Tanpa Batas
Dengan tarif USD 10 per bulan, paket Essentials memberi 3GB data premium 5G, telepon dan SMS nasional tanpa batas, panggilan internasional gratis ke lebih dari 20 negara, serta roaming di lebih dari 60 destinasi.
Pembayaran tahunan menekan biaya lebih jauh lagi. Bayar sekitar USD 100 di muka menghemat USD 20, sehingga tarif efektif turun menjadi USD 8 per bulan. Angka satu digit seperti ini praktis jarang ditemukan di pasar operator saat ini.
Kalau jatah 3GB terasa terlalu sempit, tersedia dua opsi lain: paket Plus USD 20 per bulan dengan 20GB data, dan paket Premium USD 30 per bulan dengan 50GB data premium 5G plus hotspot khusus 10GB.
Kecepatan Nyata: Maksimal 48,5 Mbps Unduh, Jauh dari Standar 5G
Kecepatan yang tercatat jauh dari kesan 5G. Unduhan tertinggi hanya menyentuh 48,5 Mbps, sementara unggahan puncaknya 4,44 Mbps dari pengujian terpisah. Angka ini masih wilayah 4G LTE, bukan 5G sesungguhnya.
Sebagai pembanding, Verizon Ultra Wideband sempat mencatat unduhan hingga 893 Mbps. Selisihnya besar, tapi untuk kebutuhan rata-rata seperti membuka web, membaca email, dan menonton video pendek, kecepatan RedPocket masih memadai.
Selama perjalanan 1,5 jam dengan New Jersey Transit, feed TikTok bisa digulir tanpa buffering. Masalahnya, kuota habis jauh lebih cepat dari perkiraan di pemakaian seperti ini.
Kelemahan: Begitu Kuota Habis, Kecepatan Turun ke 2G
Begitu jatah 3GB habis, kecepatan langsung dipangkas ke 2G dan pengalamannya berubah drastis. Panggilan suara dan SMS masih lancar, tapi membuka halaman di Chrome jadi nyaris tidak bisa dipakai.
Pengguna wajib disiplin mengatur pemakaian data. Tetap tersambung ke Wi-Fi sebisa mungkin, tunda tugas berat saat pakai data seluler, dan aktifkan peringatan batas data di pengaturan ponsel.
Kalau koneksi seluler hanya dipakai sebagai cadangan sesekali, paket ini balik modal dengan mudah. Tapi begitu dipakai sebagai koneksi utama, meteran data harus terus diawasi.
Kelebihan
- Tarif USD 10 per bulan, salah satu yang termurah yang diuji dalam satu dekade terakhir
- Telepon dan SMS nasional tanpa batas
- Panggilan internasional gratis ke lebih dari 20 negara
- Roaming di lebih dari 60 destinasi
- Berjalan di jaringan Verizon, AT&T, dan T-Mobile
Kekurangan
- Kuota hanya 3GB, cepat habis untuk pemakaian aktif
- Kecepatan unduh maksimal 48,5 Mbps, tidak sesuai ekspektasi 5G
- Setelah kuota habis, kecepatan turun ke 2G dan hampir tidak bisa dipakai browsing
- Tidak cocok untuk pengguna dengan kebutuhan data besar
Verdict: Cocok untuk Pengguna Hemat, Kurang Cocok untuk Koneksi Utama
RedPocket Mobile Essentials adalah pilihan paling murah yang diuji selama sepuluh tahun terakhir untuk kebutuhan konektivitas dasar. Semua kebutuhan pokok untuk tetap terhubung tersedia, asalkan pengguna sadar betul batas kuotanya.
Paket ini cocok untuk yang bisa memakai Wi-Fi sebagai koneksi utama dan hanya butuh data seluler sebagai cadangan. Kurang cocok untuk yang mengandalkan data seluler penuh setiap hari, karena jatah 3GB akan habis sebelum bulan berjalan separuh.