Pencarian

4 Kawasan Olahraga Jabar Disiapkan Jadi Destinasi Sport Tourism

Senin, 21 September 2026 • 10:21:01 WIB
4 Kawasan Olahraga Jabar Disiapkan Jadi Destinasi Sport Tourism
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memaparkan rencana pengembangan empat kawasan olahraga di Business Infrastructure Forum Indonesia Sports Summit 2026.

SULAWESI TENGAH — Jawa Barat menyiapkan empat kawasan olahraga sekaligus untuk dikembangkan menjadi destinasi sport tourism dan wellness yang terintegrasi dengan pariwisata serta ekonomi kreatif. Keempat aset itu meliputi Kawasan Sport Jabar Arcamanik, Lahan Tanjungsari, Sarana Olahraga Lodaya, dan Sarana Olahraga Padjadjaran. Rencana pengembangan ini dibahas dalam Business Infrastructure Forum, rangkaian Indonesia Sports Summit 2026 yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Rencana itu dipaparkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dalam Business Infrastructure Forum (BIF), salah satu rangkaian Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah, investor, pelaku industri, pengelola infrastruktur, dan pemangku kepentingan lain untuk membahas peluang investasi serta pemanfaatan infrastruktur olahraga.

Empat Kawasan dengan Karakter Berbeda

Kawasan Sport Jabar Arcamanik berada di Kota Bandung dan selama ini dikenal sebagai sentra pembinaan atlet serta penyelenggaraan kompetisi. Lahan Tanjungsari di Kabupaten Sumedang menawarkan ruang terbuka yang lebih luas untuk pengembangan fasilitas baru.

Sarana Olahraga Lodaya dan Sarana Olahraga Padjadjaran melengkapi daftar sebagai aset yang sudah lebih dulu beroperasi di kawasan Bandung. Keempatnya disebut memiliki tingkat aktivitas dan utilisasi yang belum optimal.

Menurut Erastus Radjimin, Founder & Chief Executive Officer Artotel Group, pengembangan keempat kawasan itu butuh kolaborasi pemerintah dan swasta. "Kami meyakini bahwa sport tourism dan wellness akan menjadi masa depan hospitality. Oleh karena itu, kami mendukung penuh pengembangan keempat aset kawasan olahraga di Jawa Barat menjadi destinasi sport tourism dan wellness yang memiliki nilai serta aktivitas sepanjang tahun," ujarnya.

Integrasi dengan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Konsep yang ditawarkan bukan sekadar membangun venue olahraga. Kawasan-kawasan itu akan diintegrasikan dengan sektor hospitality, retail, food and beverage, wellness, entertainment, hingga komunitas pengguna.

"Integrasi ini dapat menjadi peluang untuk menciptakan utilisasi infrastruktur olahraga yang lebih konsisten sekaligus membuka sumber pendapatan baru," kata Erastus.

Artotel Group sendiri menyatakan siap mendukung pengembangan infrastruktur olahraga yang terhubung dengan aktivitas pariwisata. Perusahaan menilai pendekatan itu bisa menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan bagi berbagai pihak.

Peluang bagi Wisatawan dan Pelaku Usaha

Bagi traveler, sport tourism membuka opsi liburan yang menggabungkan aktivitas fisik dengan wisata kota. Pengunjung bisa menyaksikan atau mengikuti event olahraga, lalu melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di sekitar Bandung dan Sumedang.

Pelaku usaha di sektor penginapan, kuliner, dan ritel berpotensi mendapat limpahan kunjungan jika kawasan-kawasan ini aktif sepanjang tahun, bukan hanya saat ada kompetisi besar.

Detail teknis seperti jadwal pembangunan, nilai investasi, dan tarif penggunaan fasilitas belum diumumkan dalam forum tersebut. Informasi terkini dapat dikonfirmasi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat atau pengelola masing-masing kawasan.

Untuk sementara, wisatawan yang ingin merasakan suasana sport tourism di Bandung bisa memantau agenda event di Sarana Olahraga Lodaya dan Padjadjaran, yang lebih dulu beroperasi dan kerap dipakai untuk pertandingan maupun kegiatan komunitas.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks