SULAWESI TENGAH — Jonatan Christie membuka langkahnya di China Masters 2026 dengan hasil sempurna. Berlaga di Shenzhen Arena, Shenzhen, Selasa (1/9), Jojo—sapaan akrabnya—menaklukkan wakil Malaysia, Leong Jun Hao, melalui pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-19.
Kemenangan ini terasa krusial. Sebagai pemuncak ranking BWF tunggal putra, Jojo diplot sebagai unggulan pertama di turnamen BWF Super 750 tersebut. Namun, status prestisius itu tidak lantas membuatnya merasa di atas angin.
“Untuk perbedaan sekarang unggulan satu, saya rasa tidak ada ya. Paling beda bagan saja yang sekarang di atas tapi lawan-lawan juga kan sama saja,” ujar peraih medali emas Asian Games 2018 itu dalam keterangan tertulis dari PBSI.
Koreksi Strategi Jadi Kunci di Gim Kedua
Jalannya pertandingan tidak semulus yang terlihat dari skor akhir. Di gim pertama, Jojo sempat tertinggal lebih dulu. Ketertinggalan yang lebih dalam bahkan dialaminya di gim kedua, ketika Leong Jun Hao langsung tancap gas unggul 4-0.
Adaptasi menjadi kata kunci bagi jebolan PB Tangkas itu. Ia mengaku butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan dinamika lapangan di Shenzhen Arena, terutama ketika lawan mengubah pendekatan dalam mengendalikan shuttlecock.
“Hari ini berjalan cukup oke. Tapi sedikit banyak masih adaptasi dengan kondisi di arena. Di gim kedua saya memang tertinggal karena dia beberapa kali ada perubahan-perubahan strategi tapi saya bisa merespon dengan counter strateginya juga,” jelasnya.
Kemampuan membaca permainan lawan tersebut menjadi pembeda. Jojo berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan, sekaligus menjaga asa untuk melaju sejauh mungkin di turnamen ini.
Perburuan Poin Menuju World Tour Finals
Lebih dari sekadar kemenangan di babak pertama, laga ini adalah bagian dari misi besar Jojo musim ini. Tekadnya jelas: mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya demi memastikan kelolosan ke World Tour Finals.
“Harapannya bisa melangkah sejauh mungkin di China Masters ini, fokusnya adalah tetap mau ambil poin sebanyak-banyaknya untuk mengejar kelolosan ke World Tour Finals,” tegasnya.
Dengan modal kemenangan ini, Jojo berpeluang menambah pundi-pundi poinnya di putaran berikutnya. Ia pun akan kembali ditantang untuk membuktikan konsistensinya sebagai tunggal putra nomor satu dunia.