SULAWESI TENGAH — Jakarta punya agenda besar di penghujung tahun 2026. Taman Impian Jaya Ancol, kawasan wisata terpadu di pesisir utara Jakarta, akan menjadi panggung PON Pantai I/2026—ajang olahraga pantai nasional yang baru pertama kali digelar di Indonesia. Event ini dijadwalkan berlangsung selama satu pekan penuh di bulan November, mengusung konsep sport tourism yang memadukan kompetisi atlet dengan destinasi wisata keluarga.
11 Cabang Olahraga yang Akan Dipertandingkan
PON Pantai I/2026 tidak sekadar seremonial. Sebanyak 11 cabang olahraga (cabor) siap dipertandingkan, mulai dari yang populer hingga yang mulai naik daun. Berikut daftar lengkapnya:
- Akuatik: open water swimming dan polo air
- Selam
- Basket 3×3
- Bola tangan pantai
- Voli pantai
- Modern pentathlon
- Triathlon
- Teqball
- Rugby
- Layar
Menariknya, setiap cabor hanya akan dipertandingkan jika minimal lima provinsi mendaftarkan atletnya. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kualitas pertandingan dan efektivitas penggunaan venue yang tersedia.
Ancol Dipilih karena Fasilitas dan Potensi Sport Tourism
Pemilihan Ancol sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, menilai kawasan ini sudah sangat siap secara fasilitas. Ia menyebut Ancol sebagai venue yang ideal untuk PON Pantai perdana di Indonesia.
Lebih dari itu, Marciano menekankan nilai tambah yang jarang dimiliki venue olahraga lain: pengunjung yang datang berwisata ke Ancol bisa langsung menyaksikan pertandingan atlet-atlet terbaik Indonesia tanpa perlu membeli tiket terpisah. Konsep ini dinilai mampu menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata secara bersamaan.
“Para pengunjung Ancol akan menyaksikan atlet-atlet terbaik Indonesia bertanding. Ini merupakan sport tourism yang baik, karena performa atlet disaksikan di lokasi pariwisata sehingga ada nilai tambah di samping prestasi,” ujar Marciano.
Kolaborasi Tiga Pihak untuk Event Perdana
PON Pantai I/2026 merupakan hasil kolaborasi antara KONI Pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, KONI DKI Jakarta, dan Jaya Ancol. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, menyebut event ini akan menjadi tolok ukur bagi penyelenggaraan PON Pantai di masa mendatang. Ia meminta seluruh pihak memperkuat kerja sama agar kesan pertama ini berjalan mulus.
“Ini PON Pantai pertama, mohon kerja samanya karena ini akan membawa kesan baik untuk PON Pantai selanjutnya,” kata Andri.
Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, yang memimpin rapat teknis persiapan, menegaskan empat target keberhasilan event ini: sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses perekonomian, dan sukses administrasi.
Alasan KONI Menginisiasi PON Pantai
Inisiatif ini lahir dari kebutuhan mendesak. Selama ini Indonesia belum memiliki ajang Beach Games dalam skala nasional, padahal di level internasional event serupa sudah rutin digelar. PON Pantai I/2026 diharapkan menjadi wadah kompetisi antarprovinsi sekaligus fondasi lahirnya atlet-atlet pantai Indonesia yang mampu bersaing di tingkat dunia.
Tips Menyaksikan PON Pantai di Ancol
Bagi traveler yang ingin menonton sambil liburan, Ancol menawarkan kemudahan akses dari pusat kota Jakarta. Karena event ini berlangsung di kawasan wisata, pengunjung bisa mengombinasikan jadwal menonton pertandingan dengan eksplorasi wahana dan kuliner di sekitar Ancol. Pastikan untuk memantau pengumuman resmi dari KONI DKI Jakarta dan akun media sosial Ancol mendekati tanggal pelaksanaan untuk informasi detail jadwal pertandingan, skema tiket masuk kawasan, dan regulasi pengunjung selama event berlangsung.
Dengan durasi pelaksanaan satu pekan penuh dan 11 cabor yang dipertandingkan, PON Pantai I/2026 layak masuk daftar agenda liburan akhir tahun. Ini kesempatan langka menyaksikan sejarah olahraga nasional di tengah suasana liburan keluarga.