Pencarian

Tesla Cybercab Mulai Angkut Karyawan di Giga Texas, Tapi Masih di Area Parkir

Senin, 13 Juli 2026 • 13:16:28 WIB
Tesla Cybercab Mulai Angkut Karyawan di Giga Texas, Tapi Masih di Area Parkir
Tesla Cybercab mulai mengangkut karyawan di area parkir Giga Texas tanpa pengemudi.

SULAWESI TENGAH — Kabar ini pertama kali muncul dari akun resmi Robotaxi Tesla pada 10 Juli, berupa video singkat Cybercab warna emas dengan pintu kupu-kupu terbuka yang melaju sendiri di area parkir Gigafactory Texas. Akun utama @Tesla kemudian me-retweet dengan klaim: "Cybercab employee rides at Giga Texas starting soon." Tidak ada detail lebih lanjut soal rute, jumlah unit, atau apakah perjalanan ini melibatkan jalan raya atau hanya properti pribadi pabrik.

Dua Skenario yang Maknanya Jauh Berbeda

Tanpa penjelasan resmi, publik hanya bisa menerka dua kemungkinan. Skenario terbaik: Cybercab benar-benar berfungsi sebagai shuttle antar-jemput karyawan di area kampus Giga Texas yang luas. Ini setidaknya mendekati skenario operasional yang dijanjikan Tesla untuk kendaraan tanpa setir itu.

Skenario kedua, yang jauh lebih sederhana: "employee rides" hanya berarti Cybercab memutar beberapa ratus meter di area parkir—persis seperti yang ditunjukkan dalam video. Bagi pabrikan lain, aksi mobil melintasi area parkir bukanlah berita besar.

Yang jelas, kedua skenario itu bukanlah yang ditunggu para penggemar Cybercab: bergabungnya kendaraan ini ke dalam armada robotaxi berbayar Tesla di Austin yang saat ini masih menggunakan Model Y dengan pengawas keselamatan. Armada itu sendiri diperkirakan hanya sekitar 50 unit setahun setelah peluncuran.

Masalah Software, Bukan Hardware

Video singkat ini tidak menjawab masalah fundamental yang sudah diidentifikasi sebelumnya. Tesla sudah menumpuk lebih dari 100 unit Cybercab jadi di area pengiriman Giga Texas. Bottleneck bukan di produksi, melainkan di perangkat lunak otonomnya.

Cybercab tidak punya setir maupun pedal. Artinya, tidak ada mode darurat jika sistem otonom gagal. Untuk putaran pelan di area pabrik, ini tidak masalah. Tapi di jalan umum, risikonya jauh lebih besar. Catatan keselamatan Tesla juga belum meyakinkan: armada robotaxi berawasannya di Austin mengalami kecelakaan sekitar satu kali per 57.000 mil—empat kali lebih sering dibanding rata-rata pengemudi manusia yang satu kecelakaan per 229.000 mil. Tesla pun mengakui sistem FSD-nya perlu ditulis ulang dari nol sebelum bisa beroperasi tanpa pengawasan.

Waymo Jauh di Depan

Sementara Tesla masih "menjanjikan" tumpangan karyawan di area parkir, Waymo sudah menjalankan layanan robotaxi tanpa pengemudi berbayar di beberapa kota besar AS dalam skala penuh. Komentar teratas di artikel Electrek bahkan menyoroti bahwa Tesla belum juga mengajukan izin uji coba ke California DMV—padahal Waymo butuh 10 bulan dari izin itu untuk meluncurkan layanan komersial.

Artinya, Tesla bisa memproduksi Cybercab dengan cepat—proses "unboxed" memang efisien dan Cybercab adalah EV paling efisien yang pernah dibuat Tesla. Tapi membuatnya menghasilkan uang membutuhkan otonomi penuh tanpa pengawasan, yang belum terbukti bisa dilakukan Tesla bahkan pada Model Y di Austin.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks