PALU — Kepastian keamanan Jembatan Palu 1 dan Jembatan Palu 4 diumumkan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Rabu (17/6/2026). Pemeriksaan dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Tengah di sejumlah wilayah terdampak, meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, Poso, Donggala, dan Parigi Moutong.
Hasil Inspeksi: Tak Ada Retakan atau Pergeseran
"Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan kerusakan struktur pada Jembatan Palu 4 maupun Jembatan Palu 1. Kedua jembatan tersebut dinyatakan aman dan tetap dapat digunakan," ujar Dody dalam keterangan resminya.
Pemeriksaan difokuskan pada elemen struktural utama seperti gelagar, pilar, dan sambungan. Kondisi ini memastikan jembatan tetap berfungsi normal tanpa perlu pembatasan beban atau penutupan sementara.
Alat Berat Dikerahkan ke Sigi untuk Buka Akses
Selain memeriksa jembatan, Kementerian PU juga mengirim satu unit alat berat ke Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Langkah ini untuk membersihkan material longsor yang menghambat akses jalan warga dan distribusi bantuan.
Dody menyatakan pihaknya telah bergerak cepat sejak gempa terjadi. "Sejak awal terjadinya bencana, Kementerian PU telah bergerak cepat dengan menurunkan tim personel. Tim melakukan respons darurat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung komando penanganan darurat daerah," katanya.
Pemkot Palu Koordinasikan Kondisi Jembatan Palu 3
Kementerian PU turut berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palu terkait kondisi Jembatan Palu 3. Namun, fokus pemeriksaan saat ini masih diarahkan pada aset infrastruktur yang menjadi kewenangan kementerian.
Menteri Dody menegaskan pemantauan terhadap infrastruktur strategis akan terus dilakukan secara berkala. "Kementerian PU akan terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap infrastruktur strategis di wilayah terdampak. Langkah ini untuk memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga konektivitas dan aktivitas perekonomian," ujarnya.