Norwegia Pastikan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026, Euforia 'Dayungan Viking' Menggema

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 06:09:01 WIB
Norwegia pastikan tiket 32 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Senegal.

SULAWESI TENGAH — Dengan koleksi enam poin dari dua laga, Landslaget—julukan Timnas Norwegia—sudah tidak terkejar di papan atas Grup I. Satu tiket tersisa ke fase gugur pun resmi diamankan. Laga terakhir kontra Prancis, yang juga sudah lolos, hanya akan menentukan posisi juara grup.

Brace Haaland dan Satu Gol Pedersen Bungkam Senegal

Erling Haaland kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan. Striker Manchester City itu mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Marcus Pedersen. Senegal sempat memberikan perlawanan sengit, namun ketajaman lini depan Norwegia terlalu berat untuk dibendung.

Pertandingan di New Jersey berjalan ketat sejak menit awal. Setelah unggul lebih dulu, Norwegia sempat kecolongan dua kali sebelum akhirnya memastikan kemenangan di babak kedua.

Pemain Ikut 'Mendayung', Sorloth: Rasanya Magis

Begitu peluit panjang berbunyi, euforia pecah. Para pemain Norwegia langsung bergegas ke arah tribune suporter. Mereka kompak melakukan gerakan dayung khas Viking—dikenal sebagai 'Viking Row'—berbalas sorak dengan ribuan fans yang memadati stadion.

“Itu sangat menyenangkan. Jauh lebih menyenangkan daripada yang saya bayangkan. Ketika Anda mendengar gemuruh suara itu, rasanya magis,” ujar penyerang Alexander Sorloth kepada Reuters.

Koreografi 'Viking Row' sendiri sudah menjadi fenomena tersendiri di Piala Dunia 2026. Tak hanya di stadion, para pendukung Norwegia juga melakukannya di pusat-pusat kota di Amerika Serikat, membuat turnamen ini terasa semakin semarak.

Tantangan Berikutnya: Seberapa Jauh Viking Bisa Melaju?

Ditanya apakah tradisi 'Viking Row' bisa menjadi suntikan psikologis untuk melaju lebih jauh, Sorloth enggan berjanji muluk. “Kita lihat saja nanti. Jika kami mampu mencapai level tertinggi—ini adalah sebuah turnamen dan segala hal bisa terjadi—kami bisa melangkah jauh,” katanya.

Pelatih Stale Solbakken kini memiliki pekerjaan rumah untuk menjaga momentum tim. Setelah mengamankan tiket, ia bisa merotasi pemain di laga pamungkas melawan Prancis. Fokus utama: menjaga kebugaran Haaland dkk. jelang babak gugur yang pasti lebih berat.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top