SULAWESI TENGAH — Badan meteorologi Vietnam mencatat, pada pagi hari tanggal 17 Juni, sejumlah daerah di pegunungan utara dan selatan telah diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Di Provinsi Tuyen Quang dan Thai Nguyen, curah hujan tercatat antara 40 hingga 80 milimeter, dengan beberapa lokasi bahkan melampaui 100 milimeter. Kondisi ini meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari ke depan.
Daerah yang menjadi perhatian utama adalah kawasan pegunungan dan dataran tengah Vietnam Utara, Dataran Tinggi Tengah, serta Vietnam Selatan. Pada siang dan malam hari, wilayah Barat Laut diprakirakan mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai badai petir, terutama pada sore, malam, dan dini hari. Suhu di kawasan ini berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celcius.
Sementara itu, wilayah Timur Laut sebagian besar akan berawan. Daerah pegunungan dan perbukitan di sana diperkirakan mengalami hujan sedang hingga sangat lebat, sementara dataran rendah hanya akan diguyur hujan ringan dan badai petir yang tersebar. Badan meteorologi juga memperingatkan potensi tornado, petir, hujan es, dan angin kencang di daratan.
Berbeda dengan utara, provinsi dari Thanh Hoa hingga Hue justru masih dilanda gelombang panas. Suhu maksimum di kawasan ini mencapai 34 hingga 37 derajat Celcius, dan bahkan bisa melampaui 38 derajat Celcius di beberapa tempat. Hujan dan badai petir baru diperkirakan muncul pada sore dan malam hari. Wilayah pesisir tengah selatan juga mengalami cuaca panas terik dengan suhu tertinggi mencapai 38 derajat Celcius di bagian utaranya.
Di laut, kondisi cuaca juga tidak bersahabat. Bagian utara Laut Cina Selatan, utara Teluk Tonkin, dan sejumlah perairan lainnya diperkirakan akan mengalami hujan dan badai petir. Badan meteorologi memperingatkan potensi tornado, hembusan angin kencang level 7-8, serta gelombang laut yang bisa melebihi 2 meter. Kondisi ini berpotensi mengganggu operasional kapal nelayan dan transportasi laut.
Peringatan paling serius ditujukan bagi warga yang tinggal di lereng bukit dan bantaran sungai kecil. Curah hujan lebat dalam waktu singkat dapat memicu banjir bandang dan tanah longsor secara tiba-tiba. Otoritas setempat mengimbau warga untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan bersiap melakukan evakuasi jika kondisi semakin memburuk.