SULAWESI TENGAH — Omoway resmi meluncurkan sepeda motor listrik Omo X di Tangerang, Senin (15/6). General Manager Indonesian Market Omoway, Yulong Chen, menyebut Indonesia menjadi negara pertama penjualan Omo X di dunia. "Ini bukan hanya produk baru, tetapi juga kategori baru bagi kami," ujar Yulong dalam konferensi pers.
Pengembangan Omo X disebut memakan waktu dua tahun. Tim Omoway bahkan datang ke Pulau Jawa pada 2024 untuk mempelajari kebiasaan berkendara masyarakat Indonesia. "Perjalanannya rasanya benar-benar panjang. Dua tahun lalu, kami datang ke Pulau Jawa untuk melihat bagaimana masyarakat Indonesia menggunakan sepeda motor dalam kehidupan sehari-hari," kata Yulong.
Yulong menjelaskan bahwa Omo X telah melalui berbagai pengujian sebelum siap produksi. Uji ketahanan terhadap air, jalan rusak, dan aspek keselamatan berkendara dilakukan saat motor masih berupa purwarupa. "Hari ini, kami kembali dengan sepeda motor yang sudah siap dikirim kepada pengguna," ucap Yulong.
Hasil riset tersebut menghasilkan empat varian Omo X yang dibedakan berdasarkan kapasitas baterai dan fitur keselamatan. Varian termahal, Balance Pilot, menjadi satu-satunya yang mengadopsi teknologi self-balance — sistem yang menjaga keseimbangan motor secara otomatis saat berhenti atau berjalan pelan.
Omoway memasarkan Omo X dalam empat pilihan harga on the road (OTR) Jabodetabek:
Selisih harga antara varian Smart termurah dan Balance Pilot termahal mencapai Rp 30 juta. Fitur self-balance hanya tersedia di varian Balance dan Balance Pilot, sementara varian Smart dan Long Range tidak dibekali teknologi tersebut.
Kehadiran Omo X menambah daftar motor listrik di Indonesia yang harganya sudah menembus segmen menengah ke atas. Dengan banderol Rp 46,9 juta, Omo X Smart bersaing langsung dengan produk listrik pabrikan lain seperti Alva dan Volta. Namun, fitur self-balance di varian Balance Pilot menjadi diferensiasi utama yang belum banyak ditawarkan kompetitor di kelas harga serupa.
Omoway belum mengungkapkan target penjualan spesifik untuk Omo X. Yulong hanya menyebut bahwa pihaknya akan fokus pada pengiriman unit ke konsumen yang sudah melakukan pemesanan. "Kami ingin memastikan pengalaman pertama pengguna dengan OmoX berjalan mulus," pungkasnya.