Brasil vs Maroko: Vinicius Junior Selamatkan Selecao dari Kekalahan di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Penulis: Budi Santoso  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 10:34:01 WIB
Vinicius Junior menyelamatkan Brasil dari kekalahan dengan gol penyeimbang melawan Maroko.

SULAWESI TENGAH — Hasil ini jelas bukan awal yang diharapkan tim berjuluk Selecao. Brasil sejatinya diunggulkan, namun Maroko justru tampil lebih trengginas dan unggul lebih dulu lewat gol Ismael Saibari pada menit ke-21. Selecao butuh waktu hingga 32 menit untuk bisa menyamakan kedudukan.

Maroko Bikin Kejutan, Brasil Tersedak Tekanan

Babak pertama menjadi milik tim asal Afrika Utara. Gol Saibari membuat Brasil kalang kabut. Selecao gagal menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran dalam 30 menit pertama. Maroko percaya diri memainkan sepak bola terbuka dan terus menekan pertahanan lawan.

Kebangkitan Brasil baru terlihat jelang turun minum. Vinicius Junior menjadi penyelamat dengan gol penyeimbang yang mengubah skor menjadi 1-1. Gol itu sekaligus menjadi gol ke-79 yang dicetak oleh pemain Real Madrid di sepanjang sejarah Piala Dunia.

Rekor Los Blancos di Panggung Piala Dunia

Tidak ada klub lain yang memiliki lebih banyak gol Piala Dunia yang dicetak oleh pemainnya selain Real Madrid. Catatan itu kini setara dengan Bayern Munchen. Vinicius mencatatkan namanya dalam buku sejarah Los Blancos di turnamen empat tahunan tersebut.

Dampak Hasil Imbang ke Klasemen Grup C

Hasil imbang ini membuat Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi satu poin di laga perdana. Selecao gagal memanfaatkan status unggulan untuk meraih kemenangan. Langkah Brasil selanjutnya akan menjadi krusial untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar.

Maroko, yang tampil solid dan disiplin, justru menunjukkan bahwa mereka bukan tim penggembira. Tim asuhan Walid Regragui mampu merepotkan Brasil sejak menit awal. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Grup C tidak akan mudah bagi siapa pun.

Evaluasi Taktikal: Selecao Butuh Respons Cepat

Brasil harus segera berbenah. Lini tengah mereka kesulitan mengontrol permainan saat ditekan. Ketergantungan pada individu seperti Vinicius Junior terlihat jelas. Jika ingin lolos dengan nyaman, pelatih harus segera meramu strategi yang lebih efektif untuk laga berikutnya.

Jadwal selanjutnya akan menjadi ujian nyata bagi Selecao. Satu poin dari laga pembuka membuat tekanan langsung meningkat. Kegagalan meraih kemenangan di laga kedua bisa berakibat fatal bagi langkah tim asuhan Ramon Menezes di Piala Dunia 2026.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: sports.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top