PALU — Pemilihan TPA Kawatuna sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Ketua PWA Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Nudiatulhuda Mangun, S.E., M.Si., mengatakan lokasi itu dinilai strategis untuk menjalankan misi dakwah kemanusiaan.
“Di sini banyak pekerjanya juga perempuan, sehingga lebih tepat sasaran karena kami merupakan organisasi perempuan,” ujar Nudiatulhuda dalam keterangannya, Ahad.
Peringatan Milad ke-109 tahun ini mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”. Menurut Nudiatulhuda, tema tersebut diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar seremonial. Selain berbagi paket makanan, PWA Sulteng juga menggelar senam sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi anggota dan masyarakat sekitar.
“Ada beberapa kegiatan yang kami lakukan di Sulawesi Tengah, di antaranya senam sehat, pemeriksaan kesehatan bagi anggota dan masyarakat, serta berbagi paket makanan untuk warga sekitar TPA Kawatuna,” jelasnya.
Nudiatulhuda menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan eksistensi 'Aisyiyah di Sulawesi Tengah. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, 'Aisyiyah memiliki jaringan hingga tingkat kecamatan yang memungkinkan mereka hadir di berbagai lini.
“‘Aisyiyah dan Muhammadiyah secara umum memang bergerak di bidang dakwah keagamaan, pendidikan, kesehatan dan sosial kemanusiaan. Kami hadir di semua lini dan ingin terus mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam bidang kemanusiaan,” pungkasnya.
PWA Sulawesi Tengah menyebut, kegiatan di TPA Kawatuna menjadi salah satu dari rangkaian peringatan milad yang berlangsung di berbagai wilayah di provinsi tersebut. Spirit dakwah kemanusiaan, kata Nudiatulhuda, menjadi modal organisasi untuk terus berkontribusi bagi masyarakat.