PALU — Semangat juang tinggi terpancar dari para kafilah Kota Palu yang akan berlaga di MTQ Sulteng 2026. Mereka tidak hanya sekadar ikut serta, melainkan membawa misi mulia: mengembalikan mahkota juara umum ke ibu kota provinsi. Persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari pembinaan intensif hingga simulasi lomba.
Gelar juara umum MTQ bukan sekadar soal gengsi. Bagi Pemerintah Kota Palu, prestasi di ajang keagamaan ini menjadi indikator keberhasilan pembinaan sumber daya manusia di bidang keagamaan. Kekalahan di edisi sebelumnya menjadi cambuk untuk berbenah.
“Kami tidak ingin kecolongan lagi. Persiapan kali ini jauh lebih terstruktur dan melibatkan para pelatih berpengalaman,” ujar salah satu pejabat di lingkungan Pemkot Palu yang enggan disebutkan namanya.
Para peserta yang akan dikirim bukanlah nama baru. Sebagian besar adalah wajah-wajah yang sudah malang melintang di berbagai lomba MTQ, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Mereka menjalani karantina dan pembinaan khusus selama beberapa pekan terakhir.
Materi yang dilatih tidak hanya tilawah dan tahfidz, tetapi juga cabang lomba lain seperti fahmil Quran, syarhil Quran, dan khattil Quran. Pemkot Palu memastikan setiap cabang diisi oleh kafilah terbaik hasil seleksi ketat.
MTQ Sulteng 2026 akan digelar di Kabupaten Sigi. Sebagai tuan rumah, Sigi dipastikan akan tampil maksimal dan menjadi pesaing terberat bagi Kota Palu. Selain Sigi, Kabupaten Poso dan Banggai juga kerap menjadi lumbung qori dan qoriah andalan.
Kondisi ini membuat persaingan diprediksi berlangsung ketat. Namun, pihak kafilah Kota Palu mengaku tidak gentar. Mereka mengandalkan pengalaman dan mental juara yang sudah teruji di berbagai ajang.
Meski target utama adalah juara umum, Pemkot Palu juga memasang target realistis di setiap cabang lomba. Setiap kafilah diharapkan mampu menyumbangkan medali emas di cabang masing-masing. Jika tidak juara umum, setidaknya peringkat tiga besar menjadi standar minimal yang harus dicapai.
Dukungan penuh dari masyarakat Palu pun terus mengalir. Doa dan harapan agar kafilah MTQ Kota Palu bisa kembali berjaya di Sigi menjadi pelecut semangat para peserta yang tengah menjalani masa persiapan akhir.