Pencarian

AP: 115 Serangan Iran Rusak 26 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

Minggu, 01 November 2026 • 12:51:01 WIB
AP: 115 Serangan Iran Rusak 26 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Citra satelit menunjukkan kerusakan pada sejumlah fasilitas militer AS di Timur Tengah menurut analisis AP.

SULAWESI TENGAH — Sebanyak 26 pangkalan dan fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah mengalami kerusakan akibat lebih dari 115 serangan drone dan rudal Iran hingga Agustus 2026. Temuan analisis Associated Press ini menyoroti kemampuan militer Teheran yang jauh lebih besar dari perkiraan awal Washington. Kerusakan tersebar di delapan negara, dari Kuwait hingga Uni Emirat Arab.

Analisis Associated Press (AP) yang dipublikasikan Sabtu (31/10/2026) menyimpulkan, Amerika Serikat perlu mewaspadai kemampuan militer Iran setelah serangan Teheran terbukti merusak puluhan pangkalan dan fasilitas militernya di Timur Tengah. Kesimpulan itu diambil setelah AP meneliti citra satelit dari sejumlah penyedia data dan mewawancarai pejabat regional yang mengetahui kondisi lokasi-lokasi terdampak.

Data yang dihimpun mencakup rentang serangan hingga Agustus 2026. Serangan yang diklaim dilakukan Iran maupun kelompok pendukung Teheran menyebabkan sejumlah bangunan dan fasilitas militer AS rusak atau hancur.

Delapan Negara Terdampak

Lokasi yang terdampak tersebar di delapan negara: Kuwait, Bahrain, Irak, Yordania, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Sebaran ini menunjukkan jangkauan serangan yang tidak terbatas pada satu wilayah konflik saja.

Menurut analisis AP, Iran pada awalnya memusatkan serangan terhadap sistem peringatan dini dan pertahanan udara AS. Target tersebut berfungsi mendeteksi serta mengantisipasi serangan rudal dan drone, sehingga pelumpuhannya membuka jalan bagi gelombang serangan berikutnya.

Radar hingga Pesawat Militer Jadi Sasaran

Selain radar pertahanan udara, sejumlah aset militer lain turut menjadi sasaran. Kerusakan mencakup infrastruktur pendukung operasi hingga peralatan yang ditempatkan di lokasi-lokasi tersebut. AP tidak merinci nilai kerugian material, namun menegaskan skala serangan jauh melampaui gambaran yang beredar sebelumnya.

Pemerintah AS sendiri sebelumnya menggambarkan serangan Iran sebagai gangguan terbatas. Temuan AP memberi gambaran berbeda: dampak serangan terhadap kesiapan operasi militer AS di kawasan dinilai lebih signifikan.

Implikasi bagi Kehadiran Militer AS

Bagi negara-negara Teluk yang menampung pangkalan AS, temuan ini memunculkan pertanyaan soal efektivitas sistem pertahanan yang selama ini diandalkan. Kuwait, Bahrain, Qatar, dan Arab Saudi merupakan tuan rumah bagi sejumlah fasilitas militer strategis Washington di kawasan.

Serangan terhadap sistem peringatan dini juga menyoroti celah dalam arsitektur pertahanan udara yang dibangun bertahun-tahun. Jika radar dan sensor utama bisa dilumpuhkan lebih dulu, kemampuan mencegat gelombang serangan berikutnya ikut melemah.

Iran belum memberikan tanggapan resmi atas temuan AP. Sejumlah pejabat regional yang dikutip AP menyebut kerusakan di lapangan lebih parah dibanding pernyataan publik yang disampaikan otoritas masing-masing negara.

Analisis AP menjadi salah satu kajian independen pertama yang memetakan skala kerusakan secara menyeluruh. Sebelumnya, informasi soal dampak serangan Iran terhadap aset militer AS sebagian besar bersumber dari pernyataan resmi yang cenderung minimalis. Pemetaan berbasis citra satelit ini memberi pembanding yang lebih terukur bagi publik dan pembuat kebijakan di Washington.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks