Pencarian

4 Setting HP yang Harus Dinyalakan Saat Mati Lampu agar Baterai Awet

Rabu, 14 Oktober 2026 • 17:48:02 WIB
4 Setting HP yang Harus Dinyalakan Saat Mati Lampu agar Baterai Awet
Ponsel menjadi perangkat utama saat listrik padam untuk mengakses informasi dan menghubungi keluarga.

SULAWESI TENGAH — Saat listrik padam, smartphone jadi jalur utama untuk cek berita, cuaca, dan menghubungi keluarga. Pendiri The Prepared Household, Marcus Clarke, merekomendasikan empat perubahan setting yang bisa memperpanjang daya baterai secara signifikan. Langkah-langkah ini bukan sekadar hemat baterai, tapi memastikan ponsel tetap bisa dipakai menghubungi layanan darurat saat benar-benar dibutuhkan.

Ketika aliran listrik mati mendadak, ponsel langsung berubah fungsi jadi perangkat paling penting di rumah. Proses sinkronisasi latar belakang, polling email, dan pencarian sinyal yang terus-menerus berjalan diam-diam menguras cadangan daya. Marcus Clarke, pendiri The Prepared Household, menyebut panic berlebihan justru bikin pengguna lupa langkah sederhana yang berdampak besar.

"Banyak orang panik saat listrik mati, tapi beberapa perubahan sederhana pada setting ponsel bisa membuat perbedaan besar," kata Clarke. Menurutnya, empat penyesuaian berikut dirancang khusus untuk situasi darurat, bukan cuma menghemat baterai.

1. Nyalakan Low Power Mode atau Battery Saver

Langkah paling efektif memperpanjang daya saat mati lampu adalah memaksa ponsel masuk mode hemat energi. Operasi standar smartphone menjalankan sinkronisasi latar belakang, polling email, dan efek visual yang membuang daya saat idle.

"Ini adalah langkah pertama yang harus dilakukan," jelas Clarke. "Mode ini dirancang khusus untuk situasi darurat, memangkas banyak proses boros daya yang tidak dibutuhkan."

Di iPhone: buka Settings, pilih Battery, lalu Power Mode, dan aktifkan Low Power Mode. Di perangkat Android: swipe ke bawah dari atas layar untuk membuka Quick Settings, lalu ketuk Battery Saver atau Power Saving Mode. Fitur ini langsung membatasi performa CPU, menghentikan refresh aplikasi latar belakang, dan mematikan backup cloud otomatis.

2. Matikan Wi-Fi dan Bluetooth untuk Hentikan Pencarian Sinyal

Saat listrik padam, menara seluler dan jaringan Wi-Fi lokal sering ikut kehilangan daya atau jadi sangat padat. Kondisi ini memaksa antena internal ponsel menaikkan daya transmisi untuk mempertahankan koneksi, sehingga baterai terkuras lebih cepat.

"Kecuali sedang terhubung ke hotspot Wi-Fi portabel atau memakai perangkat Bluetooth, kedua fitur ini sebaiknya dimatikan," kata Clarke. "Ponsel akan lebih hemat energi karena tidak sibuk mencari sinyal yang tidak ada."

Caranya: buka Settings, pilih Wi-Fi, lalu matikan toggle-nya. Kembali ke Settings, ketuk Bluetooth, dan matikan juga. Hindari hanya mengandalkan shortcut di Control Center atau Quick Settings, karena toggle di sana sering hanya memutus koneksi sementara, bukan mematikan perangkat pemindai sinyal sepenuhnya.

3. Turunkan Kecerahan Layar dan Perpendek Auto-Lock

Panel layar, baik OLED maupun LCD, konsisten jadi komponen paling boros daya di perangkat mobile. Tingkat kecerahan tinggi dan durasi timeout layar yang panjang menghabiskan energi setiap kali pengguna mengecek notifikasi.

"Semakin terang layar dan semakin lama menyala, semakin cepat baterai terkuras," tambah Clarke. "Manfaatkan setiap detik dengan menghemat waktu layar."

Untuk iPhone: buka Settings, masuk ke Display & Brightness, geser slider kecerahan ke level terendah, lalu aktifkan Dark Mode lewat menu Appearance. Agar ponsel tidak menimpa pilihan manual, masuk ke Accessibility, pilih Display & Text Size, gulir ke bawah, dan matikan Auto-Brightness.

Untuk Android: buka menu Display atau Display & Brightness, matikan Adaptive Brightness, aktifkan Dark Mode, dan geser slider ke bawah. Terakhir, atur timer layar. Di iOS, tetap di menu Display & Brightness, ketuk Auto-Lock, dan pilih 30 detik. Di Android, cari Screen Timeout di menu Display dan turunkan ke 15 atau 30 detik agar layar langsung mati saat tidak dipakai.

4. Aktifkan Do Not Disturb untuk Blokir Notifikasi Non-Penting

Setiap notifikasi aplikasi, push message, dan alert media sosial menyalakan layar, memicu motor getar, dan membangunkan prosesor utama dari kondisi idle. Membungkam update aplikasi yang tidak mendesak mencegah perangkat bangun tanpa perlu, sementara saluran seluler tetap terbuka untuk panggilan atau SMS penting.

"Prioritaskan apa yang boleh masuk," saran Clarke. "Anda ingin tetap bisa dihubungi, tapi tidak diganggu setiap update sepele yang bisa menunggu sampai listrik menyala lagi."

Di iPhone: buka Settings, ketuk Focus, pilih Do Not Disturb, dan aktifkan. Di Android: swipe ke bawah untuk membuka Quick Settings dan ketuk Do Not Disturb. Pastikan mengecek menu pengaturan Do Not Disturb untuk mengizinkan panggilan dari kontak darurat atau penelepon berulang, supaya komunikasi kritis tetap masuk.

"Kesiapan bukan cuma soal punya persediaan, tapi tahu cara memaksimalkan alat yang sudah dimiliki," tutup Clarke.

Empat langkah di atas bisa diterapkan dalam hitungan menit begitu lampu mulai berkedip. Untuk pengguna di Indonesia yang tinggal di area rawan pemadaman bergilir, menyiapkan power bank dan menyalakan mode hemat daya sejak awal adalah kombinasi paling praktis agar ponsel tetap hidup saat dibutuhkan.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tomsguide.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks