Pencarian

Pemkab Buol Validasi 3.000 Anak Tidak Sekolah, Bantuan Seragam hingga Sepatu Disalurkan

Senin, 14 September 2026 • 05:56:01 WIB
Pemkab Buol Validasi 3.000 Anak Tidak Sekolah, Bantuan Seragam hingga Sepatu Disalurkan
Pemkab Buol validasi 3.000 anak tidak sekolah untuk penyaluran bantuan pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, memperkuat intervensi pendidikan nonformal dengan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak tidak sekolah (ATS) di daerah tersebut. Langkah ini menyusul hasil validasi yang menemukan 3.000 anak belum mengakses pendidikan, dengan keterbatasan ekonomi hingga pernikahan dini sebagai penyebab utama.

BUOL — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol masih melakukan proses validasi terhadap anak-anak yang belum mengakses pendidikan. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Anita, mengatakan validasi melibatkan Dinas Dukcapil serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, termasuk setiap operator di desa.

"Untuk proses validasi sudah menemukan 3.000 anak diverifikasi dengan melibatkan Dinas Dukcapil serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa termasuk setiap operator di setiap desa," kata Anita di Buol, Minggu.

Empat Penyebab Utama Anak Putus Sekolah

Hasil verifikasi lapangan menunjukkan anak putus sekolah di Buol disebabkan sejumlah faktor. Keterbatasan ekonomi menjadi salah satu pemicu terbesar, disusul perundungan, jarak tempuh ke sekolah yang jauh, dan pernikahan dini.

Pemerintah daerah telah menjalankan program pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan selama tiga tahun terakhir untuk menekan angka ATS.

"Jadi intervensi ini meliputi pembagian bantuan alat tulis, seragam, tas, dan sepatu bagi siswa tidak mampu," ucapnya.

Anak Putus Sekolah Lama Diarahkan ke PKBM dan SKB

Bagi anak yang sudah lama berhenti dari sekolah formal, pemerintah daerah mengarahkan mereka melanjutkan pendidikan melalui jalur nonformal. Fasilitas yang disiapkan berupa pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) setempat.

Anita menekankan penanganan ATS memerlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, hingga orang tua. Tujuannya agar seluruh anak di Kabupaten Buol mendapatkan hak pendidikan dasar yang layak.

"Tentunya penanganan ATS diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak sekolah, hingga orang tua sehingga seluruh anak di Kabupaten Buol mendapatkan hak pendidikan dasar yang layak," katanya.

Jumlah Sekolah dan Guru di Buol

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Buol mencatat jumlah sekolah dasar (SD) sebanyak 158 unit dengan 1.621 guru. Sementara itu, sekolah menengah pertama (SMP) tercatat 64 unit dengan 954 guru.

Penyaluran bantuan perlengkapan sekolah menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjangkau anak-anak yang selama ini tertinggal dari sistem pendidikan formal. Proses validasi masih berlanjut untuk memastikan data penerima bantuan tepat sasaran.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks