Pencarian

Investasi Sulteng Capai Rp68,70 Triliun di Semester I 2026, Tembus 73 Persen Target dan Duduki Peringkat Keempat Nasional

Kamis, 03 September 2026 • 20:25:02 WIB
Investasi Sulteng Capai Rp68,70 Triliun di Semester I 2026, Tembus 73 Persen Target dan Duduki Peringkat Keempat Nasional
Realisasi investasi Sulawesi Tengah mencapai Rp68,70 triliun pada semester I 2026, menembus 73,17 persen dari target tahunan.

PALU — Pertumbuhan itu tercatat naik 6,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada semester I 2025, realisasi investasi Sulteng berada di angka Rp64,22 triliun.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan capaian tersebut di Palu, Kamis (3/9). Menurutnya, dominasi penanaman modal asing (PMA) masih sangat kuat.

"Realisasi investasi semester pertama tahun 2026 mencapai Rp68,70 triliun atau 73,17 persen dari target tahunan sebesar Rp93,89 triliun," kata Anwar Hafid.

PMA Kuasai 94 Persen, Jakarta Masih di Pucuk

Dari total realisasi tersebut, Penanaman Modal Asing mendominasi dengan nilai Rp64,73 triliun atau 94,23 persen. Sisanya, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp3,96 triliun.

Di tingkat nasional, posisi Sulteng berada di bawah DKI Jakarta yang mencatat realisasi Rp173,6 triliun, Jawa Barat Rp138,1 triliun, dan Jawa Timur Rp72,7 triliun. Posisi kelima ditempati Banten dengan nilai Rp66,3 triliun.

Ekonomi Sulteng Tumbuh 6,64 Persen, Industri Pengolahan Jadi Tulang Punggung

Capaian investasi itu berjalan seirama dengan pertumbuhan ekonomi daerah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Sulawesi Tengah pada triwulan II 2026 tumbuh 5,06 persen secara tahunan (year on year).

Kepala BPS Sulteng Daryanto menjelaskan, secara triwulanan (q-to-q) ekonomi daerah ini tumbuh 2,93 persen dibandingkan triwulan I 2026. "Jika kita melihat secara triwulanan, ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh sebesar 2,93 persen dibandingkan dengan triwulan I 2026," jelasnya.

Secara kumulatif, perekonomian Sulawesi Tengah pada semester I 2026 tumbuh 6,64 persen dibandingkan periode yang sama di 2025. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp119.514,68 miliar.

Struktur ekonomi masih ditopang tiga sektor utama. Industri pengolahan mendominasi dengan kontribusi 44,37 persen, disusul pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 15,60 persen.

Sektor pertambangan dan penggalian menyumbang 13,79 persen. Ketiga lapangan usaha tersebut secara kumulatif menopang 73,75 persen dari total perekonomian Sulawesi Tengah.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaidah.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks