Pencarian

Pemprov Sulteng Data 240 Puskesmas dan RS untuk Revitalisasi, Perbarui Data Stok Alkes di Aplikasi SMILE

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:06:31 WIB
Pemprov Sulteng Data 240 Puskesmas dan RS untuk Revitalisasi, Perbarui Data Stok Alkes di Aplikasi SMILE
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah mendata 240 puskesmas dan rumah sakit untuk program revitalisasi fasilitas kesehatan.

PALU — Pemprov Sulawesi Tengah bergerak cepat merealisasikan janji Presiden untuk merevitalisasi puskesmas dan rumah sakit. Langkah pertama yang dilakukan adalah memetakan kondisi seluruh fasilitas kesehatan, dari tingkat primer hingga sekunder, agar bantuan dari Kementerian Kesehatan tepat sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Syahriar, mengungkapkan pendataan ini krusial karena banyak data fasyankes yang selama ini tidak diperbarui. Akibatnya, kondisi sarana dan prasarana yang tercatat di sistem sering kali jauh berbeda dengan kenyataan di lapangan.

Data Fiktif Jadi Kendala Perbaikan Fasyankes

"Kalau dia tidak meng-update-nya, kelihatan data semua bagus, itu memang susah untuk kita perbaiki," ujar Syahriar di Palu, Selasa.

Pernyataan tersebut merujuk pada temuan mengejutkan dalam aplikasi SMILE (System for Management of Logistics and Inventory Electronic) yang digunakan untuk program Cek Kesehatan Gratis. Sistem tersebut masih mencatat stok alat kesehatan yang cukup untuk enam hingga delapan bulan ke depan.

Padahal, kondisi faktual di sejumlah fasilitas kesehatan menunjukkan hal sebaliknya. "Kelihatan bahwa kita masih punya buffer stock sekitar enam sampai delapan bulan, padahal kondisi faktualnya itu kita enggak punya," tegasnya.

Tenaga Kesehatan Diminta Update Data Bulanan

Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng menginstruksikan seluruh tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit untuk memperbarui data secara berkala. Update data wajib dilakukan setiap bulan agar gambaran di sistem sesuai dengan keadaan sebenarnya.

"Olehnya itu kami mengedukasi agar setiap bulannya di-update data itu, berikan gambaran kondisi fakta saat itu agar betul-betul nanti termonitor oleh pihak Kementerian," kata Syahriar.

Pembaruan data ini juga berlaku untuk aplikasi ASPAK (Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan). Data yang akurat dari aplikasi ini akan menjadi bahan utama Kementerian Kesehatan untuk menganalisis dan menentukan prioritas revitalisasi di Sulawesi Tengah.

RS Pratama Jadi Prioritas Peningkatan Kelas

Selain puskesmas, pendataan juga menyasar rumah sakit, terutama rumah sakit pratama yang masih memiliki keterbatasan peralatan. Pemprov Sulteng menargetkan pengembangan rumah sakit pratama menjadi rumah sakit tipe D.

"Rumah sakit pratama ini yang kita akan coba untuk mengembangkan menjadi rumah sakit tipe D agar layanan yang diberikan juga lebih meningkat buat masyarakat kita," jelas Syahriar.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan daerah dan kepala Dinas Kesehatan kabupaten/kota untuk memastikan proses pendataan berjalan lancar. Data yang valid menjadi fondasi utama agar program revitalisasi yang digagas pemerintah pusat benar-benar menyentuh fasilitas kesehatan yang paling membutuhkan di seluruh Sulawesi Tengah.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks