TOUNA — Bantuan ini merupakan tahap awal dari program pengembangan sektor perkebunan yang menjadi potensi utama di Kabupaten Tojo Una-una. Bupati Tojo Una-una Ilham Lawidu menyatakan bahwa distribusi bantuan akan berlanjut ke wilayah-wilayah lain secara bertahap.
Bantuan Lengkap untuk Petani: Bibit, Pupuk, dan Biaya Tanam
Setiap kelompok tani penerima mendapatkan paket terpadu yang mencakup bibit kelapa dalam sebanyak 110 pohon per hektare. Selain itu, pemerintah daerah juga menyediakan pupuk sebanyak 330 kilogram dan biaya tanam sebesar Rp35 ribu per lubang tanam.
Bupati Ilham menekankan bahwa kelapa merupakan komoditas dengan nilai ekonomi jangka panjang. "Ke depan masyarakat bisa memanfaatkan bantuan ini dengan baik sebab kelapa merupakan salah satu tanaman yang punya nilai ekonomi jangka panjang dan bisa membantu meningkatkan pendapatan masyarakat," ujarnya di Touna, Sabtu.
Mengapa Kecamatan Una-una Jadi Prioritas Pertama?
Kecamatan Una-una dipilih sebagai lokasi awal penyaluran karena menjadi salah satu sentra perkebunan di Kabupaten Tojo Una-una. Delapan Gapoktan yang ada di sana dinilai siap mengelola bantuan secara kolektif.
Bupati Ilham mengingatkan agar para petani merawat bibit yang diterima dengan baik. Ia menuturkan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani menjadi kunci agar program ini memberikan hasil maksimal bagi masyarakat.
Dampak Ekonomi bagi Petani di Tojo Una-una
Tanaman kelapa dalam memiliki siklus panen yang panjang namun produktivitasnya tinggi. Dengan bantuan ini, petani tidak hanya mendapat bibit gratis tetapi juga didukung pupuk dan biaya tanam yang biasanya menjadi kendala utama.
Pemerintah daerah menargetkan perluasan program ini ke kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Tojo Una-una pada tahap berikutnya. Hal ini sejalan dengan upaya mendorong sektor perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi lokal.