Pencarian

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Siapkan 1.061 Koperasi Desa Jadi Senjata Lawan Kemiskinan Ekstrem, Kawal Program Prabowo

Senin, 18 Mei 2026 • 15:19:01 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid Siapkan 1.061 Koperasi Desa Jadi Senjata Lawan Kemiskinan Ekstrem, Kawal Program Prabowo
Gubernur Anwar Hafid meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Merah Putih secara virtual dari Kabupaten Sigi.

SIGI — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menghadiri peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih secara virtual dari Desa Lolu, Kabupaten Sigi, Sabtu (16/5/2026). Acara yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, itu dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peluncuran koperasi ini adalah tonggak sejarah ketahanan pangan nasional. “Pembangunan fisik dan sistem koperasi ini berjalan masif dan cepat, kurang dari tujuh bulan sejak dimulai pada November 2025,” ujar Presiden.

Ekonomi Pancasila Jadi Panglima

Menanggapi arahan Presiden, Anwar Hafid menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih adalah implementasi nyata dari sistem Ekonomi Pancasila. “Ini bukan program seremonial,” tegasnya. Gubernur menyebut koperasi ini mengedepankan asas kekeluargaan dan gotong royong, sesuai mandat Pasal 33 UUD 1945.

Pemprov Sulteng bersama Forkopimda dan pemerintah kabupaten/kota siap mengawal program strategis ini. Anwar menargetkan koperasi-koperasi tersebut menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus garda terdepan melawan kemiskinan ekstrem.

Progres Pembangunan di 13 Kabupaten/Kota

Berdasarkan laporan resmi per 15 Mei 2026, total target pembangunan koperasi di Sulawesi Tengah mencapai 1.981 unit. Dari jumlah tersebut, 669 gerai masih dalam tahap pembangunan fisik, sementara 60 gerai lainnya telah rampung 100 persen.

Kabupaten Poso mencatat capaian tertinggi dengan menyelesaikan 15 gerai koperasi hingga tahap akhir. Keberadaan gudang dan sistem distribusi di setiap titik ini diharapkan mampu menstabilkan harga pangan di tingkat desa.

Mentalitas Bangsa Besar

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengikis mentalitas rendah diri terhadap bangsa asing. “Kita adalah bangsa yang besar dan mampu mengelola urusan kita sendiri, termasuk menjamin pangan untuk 287 juta rakyat Indonesia,” kata Presiden.

Anwar Hafid menambahkan bahwa keberhasilan program ini di Sulteng akan menjadi bukti bahwa desa mampu menjadi pusat kekuatan ekonomi nasional. Seluruh gerai yang telah rampung akan segera difungsikan untuk menyerap hasil bumi dan mendistribusikan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Bagikan
Sumber: gnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks