Pencarian

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Lantik 40 Pejabat Eselon II dan Fungsional, Isi Posisi Strategis Pemprov

Selasa, 12 Mei 2026 • 11:45:02 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid Lantik 40 Pejabat Eselon II dan Fungsional, Isi Posisi Strategis Pemprov
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid melantik 40 pejabat eselon II dan fungsional di Rumah Jabatan Siranindi II.

PALU — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido mengambil sumpah dan melantik 40 aparatur sipil negara yang menempati jabatan eselon II dan tenaga fungsional. Pelantikan berlangsung di Rumah Jabatan Siranindi II, Senin (11/5/2026).

Prosesi ini menjadi bagian dari upaya pemprov untuk mempercepat kinerja pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Seluruh pejabat yang dilantik telah melalui uji kompetensi atau job fit, sehingga diharapkan mampu bergerak cepat dan adaptif di masing-masing perangkat daerah.

Deretan Pejabar Baru di Sejumlah Dinas dan Badan

Sejumlah nama mengisi posisi strategis di lingkungan Pemprov Sulteng. Dr. Rachman Ansyari dipercaya sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. I Wayan Yudana menjabat Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, sementara Irwan ditunjuk sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa.

Rusmiadi mengemban amanah sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Sumber Daya Manusia, Pengembangan Kawasan dan Wilayah. Wahyu Agust Pratama kini memimpin Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik.

Di sektor teknis, Muh Syahrul Syam ditunjuk sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Wahid Irawan memimpin Dinas Lingkungan Hidup, Susanto Wibowo di Dinas Kehutanan, dan A. Haris menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Sementara itu, posisi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah diisi oleh Asbudianto.

Target: Terobosan Baru di Setiap Perangkat Daerah

Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa para pejabat yang baru dilantik harus langsung bergerak cepat dan menghadirkan inovasi. Proses uji kompetensi yang ketat menjadi dasar penunjukan mereka, sehingga pemprov berharap tidak ada masa transisi yang panjang.

Pelantikan ini sekaligus menjadi sinyal penyegaran di tubuh birokrasi Sulawesi Tengah. Sejumlah posisi yang sebelumnya kosong kini kembali terisi dengan harapan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bagikan
Sumber: sultengraya.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks