PALU — Gufran Ahmad resmi memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah untuk lima tahun ke depan. Keputusan itu diambil dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII yang digelar di Grand Sya Hotel, Palu Timur, Rabu (30/5/2026).
Unggul Tiga Suara dari Dua Saingan
Gufran mengumpulkan 30 suara sah, unggul tipis atas Endi Hermawan yang meraih 27 suara. Petahana, Moh Nur Dg Rahmatu, hanya memperoleh tiga suara dan berada di posisi buncit.
Sebelumnya, Gufran menjabat sebagai Ketua Kadin Kota Palu. Pengalaman di tingkat kota itu menjadi modalnya untuk mengelola organisasi pengusaha di tingkat provinsi.
Target Lima Tahun ke Depan: Sinergi Usaha dan Pemerintah
Kepengurusan baru diharapkan memperkuat hubungan antara dunia usaha dengan pemerintah daerah. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Sulteng dalam lima tahun mendatang.
Soliditas pelaku usaha juga menjadi perhatian utama. Gufran diminta mampu merangkul berbagai sektor agar mampu menghadapi tantangan ekonomi regional, mulai dari fluktuasi harga komoditas hingga persaingan investasi antarprovinsi.
Muprov Jadi Ajang Penentuan Arah Investasi Daerah
Forum Muprov VIII turut dihadiri unsur pemerintah daerah, organisasi pengusaha, dan perwakilan Kadin Indonesia. Pertemuan itu menjadi momentum penting untuk menyusun strategi organisasi ke depan.
Kadin Sulteng dituntut mendorong iklim investasi yang lebih kondusif dan mengembangkan sektor-sektor unggulan daerah. Peran aktif organisasi ini dinilai strategis dalam menggerakkan roda ekonomi lokal.
Terpilihnya Gufran diharapkan membawa inovasi baru bagi pelaku usaha di Sulteng. Peluang investasi yang lebih luas menjadi target utama kepengurusan periode 2026-2031.