MOROWALI — Tim Reskrim Polsek Bungku Barat mengamankan dua tersangka pencurian kendaraan bermotor hanya berselang beberapa jam setelah laporan polisi diterima. Pelaku berinisial W dan B ditangkap di lokasi berbeda, dengan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 yang sempat disembunyikan di area persawahan.
Kapolsek Bungku Barat, Iptu Gigih Winanda, menyebut pengungkapan ini berawal dari laporan warga pada pukul 07.00 WITA. Korban kehilangan motor saat kendaraannya diparkir di pinggir Pantai Desa Wata pada dini hari sekitar pukul 00.30 WITA.
"Kami terus berkomitmen menjaga keamanan serta menindak tegas setiap pelanggaran hukum di wilayah hukum Polsek Bungku Barat dan sekitarnya. Keberhasilan ini berkat dukungan informasi dari masyarakat serta kesiapsiagaan personel di lapangan," ujar Iptu Gigih Winanda.
Penelusuran petugas membuahkan hasil pada pukul 13.30 WITA. Motor curian ditemukan terparkir di bawah sebatang pohon di lorong persawahan Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bumi Raya. Tim Reskrim yang melakukan pengawasan terselubung kemudian melihat dua pemuda berboncengan mendekati lokasi.
Gerak-gerik keduanya yang mencurigakan langsung direspons dengan penyergapan. Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah perkakas yang diduga digunakan untuk beraksi, seperti gunting, korek api, dan potongan kabel.
Hasil interogasi awal mengungkap peran masing-masing tersangka. W mengakui aksinya bersama B, sehingga tim bergerak menjemput B di Desa Wata pada pukul 18.00 WITA. Kedua tersangka kini telah digelandang ke Markas Polsek Bungku Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Status residivis salah satu pelaku menjadi catatan penting dalam pengembangan kasus. Pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan keterlibatan keduanya dalam aksi pencurian lain di wilayah Morowali dan sekitarnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi pemilik kendaraan untuk lebih waspada saat memarkirkan motor di area publik, terutama pada malam hari. Warga yang menjadi korban tindak kriminal diimbau segera melapor ke kantor polisi terdekat agar penanganan bisa dilakukan cepat.