Ratusan siswa SMPN 1 Bungku Tengah mendapat edukasi keselamatan berlalu lintas langsung dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Morowali, Jumat (21/8/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung Kasat Lantas IPTU Ni Nyoman Sukreni dan bertujuan menekan angka kecelakaan sejak dini.
MOROWALI — Bel sekolah belum berbunyi, halaman SMPN 1 Bungku Tengah sudah berubah menjadi arena pembelajaran. Bukan materi matematika atau fisika yang disampaikan, melainkan edukasi tertib berlalu lintas yang dikemas dalam kegiatan "Polisi Go To School" oleh Satlantas Polres Morowali.
Kasat Lantas Polres Morowali, IPTU Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H, memimpin langsung tim yang terdiri dari Unit Kamsel, Kanit Kamsel, serta personel Polwan. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya keselamatan di jalan raya, dengan penekanan utama pada kewajiban penggunaan helm saat berkendara.
Menanamkan Disiplin Berlalu Lintas Sejak Usia Sekolah
IPTU Ni Nyoman menegaskan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam menekan angka kecelakaan. Menurutnya, pemahaman yang baik tentang aturan lalu lintas harus ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan hingga dewasa.
"Anak-anak adalah masa depan. Kalau dari sekarang sudah paham tertib lalu lintas, kita bisa menekan angka kecelakaan," ujar Kasat Lantas di sela kegiatan.
Polwan Berinteraksi Langsung dengan Pelajar Lewat Kuis dan Simulasi
Suasana edukasi berlangsung cair. Para Polwan tidak hanya memberikan ceramah, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui sesi tanya jawab, kuis, hingga simulasi singkat. Antusiasme terlihat dari banyaknya siswa yang mengajukan pertanyaan.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA ini turut melibatkan sejumlah personel, di antaranya AIPDA Artono Amin, BRIPKA Asrul Themba, dan BRIPTU Muh. Ilham. Kehadiran mereka disambut hangat oleh para pelajar yang terlihat bersemangat mengikuti setiap rangkaian acara.
Target Perluasan ke Sekolah Lain di Wilayah Morowali
Satlantas Polres Morowali menegaskan bahwa program "Polisi Go To School" tidak akan berhenti di SMPN 1 Bungku Tengah. Kegiatan serupa direncanakan terus digencarkan ke sekolah-sekolah lain di wilayah Morowali.
Langkah ini diambil sebagai upaya berkelanjutan untuk menciptakan generasi muda yang disiplin dan selamat sampai tujuan. Dengan pembekalan sejak dini, diharapkan para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.